6 Tips Nyaman Berbagi Kamar dengan Bayi - Kompas.com

6 Tips Nyaman Berbagi Kamar dengan Bayi

Kompas.com - 15/07/2018, 17:00 WIB
Warna pastel merupakan warna yang baik untuk diterapkan pada kamar bayi. Kombinasi warna-warna pastel pada kamar hingga selimut dianggap dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak. www.houzz.com Warna pastel merupakan warna yang baik untuk diterapkan pada kamar bayi. Kombinasi warna-warna pastel pada kamar hingga selimut dianggap dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak.

KOMPAS.com - Umumnya orang tua yang baru mempunya anak akan sangat senang mendekorasi kamar untuk si kecil.

Namun jika Anda masih belum siap meninggalkan anak di ruang terpisah, berbagi kamar dengan bayi mungkin menjadi salah satu alternatif.

Untuk menyiapkan kamar bagi kehadirannya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan ruangan yang akan dijadikan kamar.

Pastikan ruang tersebut nyaman, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Selain itu, beberapa hal ini juga harus dierhatikan ketika menyiapkan ruang kamar bagi bayi Anda:

1. Memilih wallpaper dan warna cat

Ada banyak ide wallpapr yang bisa digunakan untuk anak-anak. Anda bisa memilih wallpaper dengan motif binatang atau alam.

Tempat tidur bayi di dalam rumah Jamie-Lynn Sigler.Chris Patey / Domainehome.com Tempat tidur bayi di dalam rumah Jamie-Lynn Sigler.
Selanjutnya adalah memilih warna kamar. Sebaiknya pilih warna-warna yang lembut. Bisa gunakan warna putih, abu-abu, atau warna pastel.

Jika tak ingin kamar terlihat kosong dan membosankan, cobalah untuk mewarnai dinding dengan corak garis-garis. Anda bisa memadukan warna pink dengan warna putih agar nuansa kamar terlihat lebih ceria.

Hindari warna-warna mencolok yang mampu menganggu bayi Anda, seperti merah, kuning, atau hitam.

2. Berkreasi dengan boks bayi

Umunya boks bayi terbuat dari bahan kayu berwarna cokelat atau puih. Anda bisa memainkan boks bayi menjadi bagian dari dekorasi kamar.

Caranya adalah dengan memadukan warna boks sesuai dengan warna interior kamar.

3. Gunakan tirai sebagai pembatas

Meski berada dalam satu ruangan, bukan berarti Anda tak bisa menciptakan ruangan sendiri. Jika Anda mengnginkan sedikit privasi, Anda bisa membagi ruang kamar menjadi dua area.

Bila Anda memiliki area kamar yang cukup luas, ciptakan pemisah dengan menggunakan pemisah fisik seperti rak buku atau tirai.

Gunakan tirai tipis sebagai pemisah area. Bentangkan tirai di antara tempat tidur dan boks bayi.

Jika menggunakan perabot atau rak buku, cobalah membalikkan kaki tempat tidur Anda untuk menghadap ke jendela atau dinding dan tempatkan perabot yang kokoh, seperti lemari pakaian, di kepala tempat tidur.

Pastikan perabot tersebut aman sebelum digunakan.

 Deretan foto digantung di tali yang dipegang oleh hewan. Desain interior yang menyegarkan kamar tidur anak.www.alibaba.com Deretan foto digantung di tali yang dipegang oleh hewan. Desain interior yang menyegarkan kamar tidur anak.
4. Gunakan karpet

Selain sebagai dekorasi, karpet juga mampu meredam suara. Anak-anak khususnya bayi sangat sensitif terhadap suara di sekitarnya.

Dengan meletakkan karpet di dalam kamar, Anda dapat berpindah dari tempat satu ke tempat lain dengan nyaman.

5. Singkirkan perabot yang tidak perlu

Berbagi kamar dengan bayi akan membuat Anda harus merelakan tempat penyimpanan penuh dengan peralatan anak. Singkirkan semua perabot yang tidak diperluakan agar kamar terlihat lapang.

Meja rias dapat digunakan sebagai meja samping tempat tidur. Jika Anda memiliki lemari yang rendah, bagian atas lemari tersebut dapat digunakan sebagai meja ganti bayi untuk mengurangi kebutuhan akan perabot yang tidak perlu.

Tampilan dekorasi kamar bayi di rumah Jamie Lynn. Dalam foto ini tampak beberapa pilihan sang bintang untuk kamar anaknya.Chris Patey / Domainehome.com Tampilan dekorasi kamar bayi di rumah Jamie Lynn. Dalam foto ini tampak beberapa pilihan sang bintang untuk kamar anaknya.
Ketika memutuskan untuk membeli furnitur untuk melengkapi interior kamar, pastikan Anada mempertimbangkan kegunaan furnitur tersebut.

Pastikan sofa, kursi atau lemari masih bisa digunakan oleh anak sampai dia beranjak besar.

Untuk membuat ruangan terasa besar, gunkan lemari tanpa penutup. Berikan warna-warna cerah pada bagian dalam lemari.

Tempatkan boks-boks beraneka warna di dalam leamri untuk menyimpan keperluan lain, seperti sepatu, kaus kaki, atau baju dalam.

6. Cahaya ruangan

Berikan cahaya yang tidak terlalu terang. Sebaiknya lampu di kamar tidur harus hangat dan tidak terlalu redup.

Selain itu, pastikan gorden di kamar mudah diatur untuk seberapa banyak cahaya yang masuk ke ruangan. Hal ini penting agar Anda bisa mengatur pola tidur yang baik bagi si kecil.



Close Ads X