Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

REI Jatim Setuju Relaksasi LTV, Asalkan Bunga KPR Tidak Naik

Kompas.com, 9 Juli 2018, 19:13 WIB
Achmad Faizal,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur, menyambut baik kebijakan Bank Indonesia yang memberi kebebasan kepada perbankan untuk mengatur rasio Loan To Value (LTV) kredit properti dan pembiayaan properti fasilitas rumah pertama untuk semua tipe.

Namun menurut Ketua REI Jawa Timur, Danny Wahid, dukungan itu dengan satu syarat, yakni bunga Kredit Perumahan Rakyat (KPR) tidak naik.

"Jangan bank yang tadinya 8 persen menaikkan bunga KPR menjadi 8,5 persen karena BI Rate naik 0,5 persen dari 4,75 menjadi 5,25. Itu tidak akan membuat pasar properti bergerak," kata Danny, Senin (9/7/2018).

Baca juga: LTV Dilonggarkan, Perbankan Tetap Harus Selektif Setujui KPR

Karena itu, dia mengusulkan kenaikan 7days BI Rate hanya plus 3 poin untuk KPR.

"Jadi kenaikan sekitar 8,25 itu sudah cukup bagus selama 15 tahun. Jangan hanya 2 atau 3 tahun saja. Itu tidak akan berpengaruh," imbuh Danny.

Dengan demikian, kata Danny, pasar properti akan bergairah. Karena jika bunga naik, cicilan rumah juga akan naik. Sementara penghasilan masyarakat tidak pernah naik. Besaran cicilan adalah sepertiga dari penghasilan masyarakat.

Di Jawa Timur sendiri, pasar rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta cukup bagus. Pada tahun 2017, realisasi rumah murah dengan harga ini, lebih dari 200.000 unit.

"Tahun ini kami menargetkan 250.000 unit. Kami siap asalkan regulasi perizinan juga diperbaiki. Kami siap merealisasikan lebih dari target yang ditetapkan," tegasnya.

Masalah lamanya waktu perizinan menurutnya masih menjadi momok di daerah, meski pemerintah pusat sudah mengatur agar mempersingkat waktu regulasi perizinan.

Dia menengarai, otonomi daerah menjadi kendala, termasuk sumber daya manusianya.

"Perizinan cepat, HPP rumah murah, cost of money rendah, masyarakat kuat membeli rumah, itu saja rumusnya," ucap Danny. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau