8 Cara Maksimalkan Cahaya Alami di Rumah - Kompas.com

8 Cara Maksimalkan Cahaya Alami di Rumah

Kompas.com - 05/07/2018, 20:00 WIB
Posisi optimum untuk melakukan penyerapan cahaya matahari sebenarnya menyudut hingga 45 derajat.snohetta Posisi optimum untuk melakukan penyerapan cahaya matahari sebenarnya menyudut hingga 45 derajat.

KOMPAS.com - Memiliki rumah yang nyaman merupakan dambaan setiap orang. Selain interior, pencahayaan di dalam rumah juga perlu diperhatikan. 

Cahaya matahari bisa Anda manipulasi dengan berbagai cara, yakni dengan memantulkan atau membelokkannya.

Cahaya matahari yang datang langsung melalui jendela merupakan yang paling kuat. Cahaya ini bisa menimbulkan bayang-bayang dan membuat silau mata.

Sedangkan pantulan cahaya matahari adalah cahaya yang menabrak permukaan. Terang tidaknya cahaya bergantung pada tekstur dan terang tidaknya permukaan.

Sementara cahaya yang dibelokkan adalah cahaya yang masuk melalui penyaring, seperti kawat jaring jendela, tirai, dan lain-lain.

Umumnya dengan penyaring seperti itu, cahaya yang masuk cenderung lembut dan tidak menimbulkan bayang-bayang.

Untuk kondisi di dalam ruangan rumah, Anda tinggal menentukan cahaya apa yang paling cocok. Untuk ruangan yang lebih banyak digunakan beristirahat, cahaya pantulan atau cahaya yang dibelokkan sangat sesuai dengan kebutuhan.

Sebaliknya cahaya langsung sangat tepat untuk ruangan seperti dapur, kantor, tempat kerja, anak tangga, dan taman di teras. Sayangnya tidak semua bagian rumah memiliki pencahayaan yang baik.

Jika hal ini terjadi di rumah Anda, lakukan cara mudah di bawah ini.

Cermin

Tempatkan kaca di dinding berdekatan atau berseberangan dengan jendela. Ketika cermin diletakkan bersebelahan dengan jendela, cahaya masuk akan dipantulkan oleh cermin ke seluruh ruangan.

Saat cermin ditempatkan berseberangan dengan jendela, benda ini akan memantulkan bayangan jendela, dan membuat ruangan akan terlihat memiliki banyak jendela.

Perabot kaca

Perbotan yang terbuat dari bahan kaca juga mampu memantulkan cahaya layaknya cermin. Furnitur seperti meja kaca bisa Anda tempatkan berseberangan dengan jendela.

Perabot lain yang terbuat dari kaca akrilik juga mampu memantulkan cahaya.

Penempatan perabot

Penempatan perabot juga perlu diperhatikan. Jangan menempatkan perabot membelakangi jendela atau celah sumber cahaya.

Cara ini mmebuat ruangan tidak tampak penuh, sekaligus tidak menghalangi masuknya sinar matahari.

Dinding reflektif

Khusus dinding dapur dan kamar tidur, Anda bisa menambahkan material yang memantulkan cahaya seperti keramik, metal yang memantulkan cahaya, atau ubin kaca.

Ilustrasi dapur tipe LThinkstock Ilustrasi dapur tipe L
Warna cat

Jika Anda menginginkan ruang yang terang benderang, pastikan dinding dan ruangan rumah berwarna terang. Gunakan cat berwarna putih jika rumah Anda memiliki sedikit jendela atau celah.

Selain putih, warna lain dengan nuansa “dingin” seperti abu-abu muda, krem, biru muda, atau warna-warna terang lain juga bisa digunakan.

Jangan lupakan langit-langit rumah. Selain dinding, langit-langit juga perlu dicat dengan warna terang agar dapat lebih banyak memantulkan cahaya.

Membuat skylight

Skylight atau kaca transparan di langit-langit rumah dapat memaksimalkan cahaya masuk, meski rumah memiliki sedikit jendela.

Hilangkan sekat

Ruang dengan sekat yang masif, membutuhkan banyak sumber cahaya. Hal ini pastinya akan memboroskan uang karena menambah penggunaan energi.

Buatlah sekat yang tidak masif, misalnya menggunakan kaca transparan atau aksesoris sebagai pemisah antar ruangan. Dengan ruang tanpa sekat, maka ketika lampu dapat menerangi ruangan lainnya.

Bersihkan jendela

Salah satu alasan ruangan tampak suram adalah jendela yang kotor. Bersihkan bagian luar dan dalam jendela, sehingga cahaya mampu masuk ke dalam ruangan.


Komentar
Close Ads X