Ketua Komisi V DPR: Macet Mudik 2018 karena Antrean di "Rest Area"

Kompas.com - 16/06/2018, 21:32 WIB
Kendaaraan berhenti di rest area di Kalikangkung, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINKendaaraan berhenti di rest area di Kalikangkung, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Kemacetan di Jalan Tol Trans Jawa wilayah Jakarta dan Jawa Barat tahun 2018 ini, dinilai sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis menyebut penyebab kemacetan tersebut adalah antrean di rest area. Padahal, fasilitas itu dirancang untuk perjalanan normal.

Fary mengatakan, jika perjalanan normal hampir tidak ada masalah. Tetapi, mudik adalah perjalanan abnormal, sehingga perlu diantisipasi seperti membuat tempat parkir khusus sementara atau rest area-nya diperluas.

"Sebelum mudik, Komisi V telah menggelar rapat bersama seluruh jajaran Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR, serta perwakilan Korlantas, Basarnas, dan BMKG," ucap Fary kepada sejumlah wartawan, Sabtu (16/6/2018).

Menurut Fary, ada empat kesimpulan yang dihasilkan di dalam rapat yang digelar 4 Juni 2018 lalu, yakni meningkatkan kualitas pelayanan di rest area, memaksimalkan ramp check serta pengawasan pelayanan tarif di seluruh moda transportasi.

Berdasarkan laporan dan berita arus mudik di media, lanjut Fary, kemacetan terjadi di sejumlah rest area yang disebabkan peningkatan volume kendaraan.

"Bahkan kemacetan di rest area pada mudik Lebaran tahun ini kami nilai lebih lama jika dibandingkan kemacetan pada mudik 2017," ungkap Fary.

“Di rest area ada yang mau istirahat tetapi tidak tersedia tempat lagi, ada yang mau keluar dari situ, tetapi masih macet,” sambungnya.

Fary meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tersebut, agar mudik tahun depan berjalan lancar.

Saksikan video reportase perjalanan mudik Tim Merapah Trans Jawa berikut ini:

Kompas Video Tim Merapah Trans-Jawa 3 Kompas.com menelusur hingga ruas terakhir Tol Trans-Jawa.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X