Mudik Tahun Ini Jauh Lebih Nyaman

Kompas.com - 14/06/2018, 12:00 WIB
Kendaraan pemudik melintasi Jembatan Kalikuto di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan jembatan tersebut untuk dilalui kendaraan pemudik menuju ke Semarang, Solo, Surabaya dan sekitarnya tanpa keluar di exit Gringsing.MAULANA MAHARDHIKA Kendaraan pemudik melintasi Jembatan Kalikuto di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan jembatan tersebut untuk dilalui kendaraan pemudik menuju ke Semarang, Solo, Surabaya dan sekitarnya tanpa keluar di exit Gringsing.

SEMARANG, KOMPAS.com – Mudik tahun ini jauh lebih baik. Ungkapan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ini benar adanya.

Kesungguhan pemerintah mewujudkan prasarana infrastruktur salah satu kuncinya.

Sudah sejak lama mudik selalu dipenuhi dengan kisah pilu. Kecelakaan, kemacetan, hingga penuh sesaknya jalan pantura menjadi cerita setiap tahun. Fenomena itu seolah mulai terkikis pada gelaran mudik tahun 2018 ini.

Baca juga: Jalur Pantura, Jejak Daendles yang Kalah Pamor dari Tol Trans Jawa

Menurut Basuki, mudik hanyalah bonus dari kesungguhan pemerintah membangun proyek infrastruktur. Dengan mudik, pekerjaan infrastruktur bisa berjalan jauh lebih cepat.

“Akhir 2018, semua Tol Trans Jawa nanti dioperasionalkan. Mudik ini hanya bonus, bisa dimanfaatkan secara fungsional,” kata Basuki, Rabu (13/6/2018).

Pintu tol Sumberjo Kaliwungu Kendal, yang terlihat sepi. Kompas.Com/Slamet Priyatin Pintu tol Sumberjo Kaliwungu Kendal, yang terlihat sepi.
Basuki menerangkan alasan pelaksanaan mudik tahun 2018 jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ada empat hal yang disorot. 

Empat hal tersebut, yaitu sarana prasarana, rekayasa lalu lintas, perilaku pengemudi hingga kebijakan hari libur. Melalui pola itu, kata dia, mudik tahun ini disebut jauh lebih nyaman.

“Mudik tahun ini lebih baik, sarana prasarana, rekayasa lalu lintas, perilaku, serta hari liburnya,” ucap Basuki.

Kepolisian sebagai komandan lapangan pun merasakan hal sama. Sarana infrastruktur yang lebih baik membuat manajemen pengaturan lalu lintas bisa berjalan maksimal.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono ikut mengatur lalu lintas di tanjakan jembatan Kenteng ruas Jalan penghargaan di Jembatan Kali Kenteng, Senin (11/6/2018).Kompas.com/ Syahrul Munir Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono ikut mengatur lalu lintas di tanjakan jembatan Kenteng ruas Jalan penghargaan di Jembatan Kali Kenteng, Senin (11/6/2018).
Korps Lalu Lintas (Korlantas), dan Kementerian Perhubungan bisa lebih mudah memutuskan kebijakan-kebijakan strategis di lapangan karena fasilitas prasarana telah tersedia dengan baik.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X