Mudik Lebaran, 25.000 Kendaraan Lintasi Tol Solo-Ngawi Sehari

Kompas.com - 11/06/2018, 22:31 WIB
Kondisi Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik. KOMPAS.com/Garry Andrew LotulungKondisi Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik.

SOLO, KOMPAS.com — Kepadatan kendaraan pemudik yang melintasi jalan Tol Solo-Ngawi makin meningkat. Terakhir dilaporkan, tol fungsional sepanjang 86 kilometer itu dilewati 25.000 kendaraan per hari.

"Kemarin dalam satu hari sudah 25.000 kendaraan yang masuk lewat pintu tol Solo-Ngawi. Kalau di ruas Salatiga-Kartasura sebanyak 5,500 kendaraan," ujar Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno yang dihubungi Kompas.com, Senin (11/6/2018).

Kendati jumlah kendaraan yang masuk makin membeludak, namun arus lalu lintas terpantau lancar. Belum dilaporkan adanya kecelakaan dalam skala besar selama arus mudik lebaran berlangsung.

Baca juga: Merapah Trans-Jawa, Pulang ke Kampung Indonesia

Menurut David, kemacetan hanya terjadi di pintu antrean Kali Kenteng (ruas Salatiga-Kartasura). Untuk itu diberlakukan sistem buka tutup.

"Untuk masuk ke gerbang Salatiga, kendaraan harus masuk satu-satu dengan kecepatan 10 kilometer per jam. Sehingga pasti terjadi antrean. Makanya dikenakan sistem buka tutup," ujar David.

Kondisi Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik.KOMPAS.com/Garry Andrew Lotulung Kondisi Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik.
Ia menambahkan bila antrean sudah mencapai satu kilometer maka gerbang Salatiga-Kartasura ditutup dan kendaraan dialihkan jalan arteri Tingkir.

"Paling 20 menit sudah lancar kembali. Selanjutnya dibuka kembali," kata David.

Kepada pemudik, David mengingatkan agar memacu kecepatan maksimal kendaraan 80 kilometer per jam saja.

"Jangan memacu kecepatan tinggi. Maksimal 80 kilometer per jam karena masih ada lima perlintasan sebidang di Ngawi," ungkap David.

Sementara di ruas tol Kartasura-Salatiga, kecepatan dibatasi 40 kilometer per jam. Pasalnya di ruas itu masih ada 11 persimpangan jalan kampung. 

Saksikan video reportase perjalanan mudik Tim Merapah Trans Jawa berikut ini:

Kompas Video Tim Merapah Trans-Jawa 3 Kompas.com menelusur hingga ruas terakhir Tol Trans-Jawa.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X