Kompas.com - 28/05/2018, 16:01 WIB

Untuk di jalur pantura, Juliari meminta pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah agar potensi kemacetan yang biasa terjadi bisa diurai secepat mungkin dan bila perlu dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Titik kemacetan di jalur pantura yang biasa kan pasti ada, kalau bisa lampu merahnya direkayasa seperti apa, atau sebagian jalan dibuka-tutup. Itu perlu diperhatikan rekayasa lalu lintasnya,” kata Juliari Batubara saat berkunjung ke Semarang, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (27/5/2018).

Sementara untuk jalur Tol Trans Jawa, menurut Juliari, ada dua titik yang perlu diantisipasi yaitu exit toll Krapyak di Kota Semarang, dan exit toll  Salatiga.

"Krapyak itu perlu diantisipasi karena ada tambahan jalur baru dari Batang. Itu pasti akan terjadi bottleneck di sana jadi perlu rekayasa. Lalu keluar Salatiga itu jalannya kecil sekali,” tutup Juliari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.