Generasi Milenial Mau Punya Rumah? Lakukan 5 Hal Ini...

Kompas.com - 26/05/2018, 14:00 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.

MEDAN, KOMPAS.com - Dukungan dan ajakan agar masyarakat Indonesia punya rumah sendiri, khususnya generasi milenial, tidak hanya datang dari pemerintah.

Para pengembang dan perbankan juga jor-joran mengeluarkan berbagai program kepemilikan rumah dengan mudah, murah dan menarik.

Tinggal bagaimana para generasi yang lahir mulai 1985 sampai 1995 ini mengatur pemasukan serta mengelola keuangannya.

"Kalau takut tidak bisa bayar cicilan tiap bulannya, coba kalkulasi dulu KPR yang ditawarkan. Pilah-pilih mana yang sesuai kemampuan," kata Direktur Sales dan Marketing Wiraland Property Group Jenny Lok kepada Kompas.com, di Medan, Jumat (25/5/2018).

"Jangan sampai Anda ketinggalan, pengen-kan punya rumah? Jangan lagi hanya wacana atau rencana. Tahun ini cobalah untuk mewujudkannya," sambungnya.

Supaya tidak menjadi sekadar wacana dan rencana, Jenny membeberkan lima hal yang harus segera dilakukan generasi milenial agar punya rumah.

1. Kendalikan segala cicilan utang

Jika ditanya perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, semua orang pasti mengerti dan bisa menjelaskannya. Namun ketika dipraktikkan, kebanyakan sering gagal paham.

Ilustrasi KPRwww.shutterstock.com Ilustrasi KPR
Penyebabnya adalah karena hampir 90 persen dari penghasilan tiap bulan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja rumah tangga.

Tak ketinggalan cicilan mobil plus kartu kredit juga sudah melebihi 30 persen dari penghasilan per bulan.

Ubah kebiasaan ini. Usahakan agar tagihan cicilan Anda per bulan tidak melewati garis 30 persen. Jangan lapar mata.

Hindari terus-terusan membeli barang yang nilainya cenderung menurun seperti alat elektronik, tas, bahkan pakaian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X