Kompas.com - 21/05/2018, 22:17 WIB
Penandatanganan kerja sama pembangunan proyek The Smith yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Total Bangun Persada Tbk Janti Komadjaja (kiri) dan Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang (kanan) pada Senin (21/5/2018) di Jakarta. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAPenandatanganan kerja sama pembangunan proyek The Smith yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Total Bangun Persada Tbk Janti Komadjaja (kiri) dan Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang (kanan) pada Senin (21/5/2018) di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Triniti Dinamik saat ini sedang membangun The Smith yang berlokasi di Alam Sutera, Serpong, Tangerang.

Proyek ini mencakup 438 unit apartemen, 100 unit small office home office (SOHO), dan 112 unit perkantoran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka mengklaim The Smith merupakan proyek premium yang dibangun dengan menggunakan strategi khusus dalam menghadapi persaingan dengan proyek lain di sekitarnya.

Baca juga: Triniti Tunjuk Total Bangun The Smith Alam Sutera

Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang mengatakan, pihaknya merancang The Smith dengan pendekatan khusus.

"Ini menjadi home of start up company seperti Silicon Valley. Ada tiga konsep yang diterapkan, yaitu profesional, status, dan community," ucap Samuel, di hadapan para wartawan, di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Dia menjelaskan, maksud dari profesional yaitu mengalokasikan satu lantai penuh di lantai 3 yang terdiri dari meeting room, teleconference room, auditorium, dan resepsionis yang bisa digunakan untuk urusan pekerjaan.

"Lalu, status itu maksudnya ada giant LED screen yang menunjukkan company profile untuk perusahaan yang berkantor di sana sehingga tamu-tamunya bisa melihat," imbuh Samuel.

Kemudian, tambahnya, mengenai community maksudnya adalah ruang kerja berbagi atau co-working space. Jadi para pekerja profesional di sana bisa berinteraksi dengan kliennya sambil bekerja.

Selain konsep, kata Samuel, pemilihan lokasi juga harus baik. The Smith berlokasi persis di seberang IKEA dan posisinya dekat pintu tol.

Triniti menawarkan The Smith dengan harga terendah Rp 800 jutaan hingga termahal Rp 3 miliaran per unit.

Jika dikonversi ke dalam ukuran per meter persegi, patokan harganya berkisar antara Rp 18 jutaan per meter persegi saat rilis perdana, dan Rp 29 jutaan per meter persegi harga aktual.

Revenue

Kendati enggan menyebut angka investasi, Samuel mengungkapkan target revenue  The Smith hingga beroperasi nanti adalah senilai Rp 1 triliun.

Hingga saat ini, Samuel mengaku The Smith telah terjual 70 persen. Jadi, dengan demikian, pendapatan penjualan sementara yang telah dikantongi adalah senilai Rp 700 miliar.

Untuk pembangunan proyek The Smith ini, PT Triniti Dinamik menjalin kerja sama dengan PT Total Bangun Persada Tbk selaku kontraktor utama selama 27 bulan.

Sementara untuk pengerjaan fondasi dipercayakan pada PT Indopora.

Triniti menargetkan proyek ini selesai pada akhir 2019. Namun, melihat perkembangan yang ada, kemungkinan mundur beberapa bulan hingga awal 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.