Kompas.com - 19/05/2018, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Arsitek Ole Scheeren telah mengumumkan rencana untuk membangun gedung pencakar langit 333 meter di kota terbesar Vietnam, yang akan meniru topografi lanskap alam negara itu.

Disebut Empire City, gedung ini akan dibangun dekat pusat Kota Ho Chi Minh, di daerah yang berkembang pesat, sisi timur Sungai Saigon.

Proyek tersebut terdiri dari tiga menara dengan podium yang menampilkan taman bertingkat. Taman ini dirancang untuk mengingatkan masyarakat akan sawah berundak di Vietnam.

Sementara menara tertinggi akan "membengkak" di dekat puncaknya, untuk menciptakan taman yang ditinggikan, atau "hutan langit".

"Saya merasa kita harus berpikir tentang masa depan arsitektur dan kota itu sendiri, dan memikirkan cara-cara bahwa alam dan manusia dapat hidup berdampingan," kata Scheeren.

Empire CityDezeen Empire City
Ia melanjutkan, ada cara-cara untuk membawa alam yang tidak hanya berada di tanah, tetapi juga tinggi di langit.

Hal tersebut, yang membuat Scheeren menciptakan podium seperti lansekap bertingkat raksasa, untuk menjangkar tiga menara ke tanah. Namun, lanskap ini ditarik ke atas.

"Ini memberikan akses publik ke ketinggian bangunan yang luar biasa dan memungkinkan mereka untuk benar-benar mengeksplorasi kekuatan alam organik," sebut Scheeren.

Empire CityDezeen Empire City
Dengan ketinggian 333 meter, Empire City lebih tinggi daripada pencakar langit yang ada di Ho Chi Minh City.

Saat ini, pencakar langit tertinggi dipegang oleh Bitexco Financial Tower dengan 262,5 meter.

Menara Empire 88, akan berisi apartemen dan hotel, serta dek observasi publik dan ruang acara di lantai atas, yang dikenal sebagai Ruang Cloud.

Podium mengakomodasi ritel, sementara dua menara yang lebih kecil berisi kantor dan apartemen.

Scheeren melihat proyek ini sebagai lambang untuk masa depan pembangunan kota.

"Para pemimpin kota dan perencana berusaha untuk menemukan masa depan untuk kota yang benar-benar positif. Mereka melihat proyek ini sebagai pernyataan yang sangat kuat tentang hal itu," jelas Scheeren.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.