Berita Menarik: Perubahan Jam Sekolah hingga Kemelut di Mothercare - Kompas.com

Berita Menarik: Perubahan Jam Sekolah hingga Kemelut di Mothercare

Kompas.com - 18/05/2018, 09:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perubahan jam masuk sekolah selama Asian Games menjadi berita paling populer di kanal Properti Kompas.com, Kamis (17/5/2018).

Selain itu, penutupan 50 toko peritel perlengkapan bayi Mothercare juga banyak menyita perhatian pembaca. 

Berikut ini daftar berita terpopuler selengkapnya:

1. Jam masuk sekolah berubah selama Asian Games 2018

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengatur jam belajar anak sekolah lebih awal dari biasanya selama penyelenggaraan Asian Games 2018.

Upaya ini dilakukan agar kepadatan kendaraan di dalam kota dapat lebih ditekan guna memperlancar mobilitas atlet menuju venue pertandingan.

Anies mengatakan, daripada meliburkan anak sekolah, jauh lebih baik bila tetap membuat mereka bersekolah.

Alasannya, ketika anak-anak tidak bersekolah, pergerakan mereka justru jauh lebih sulit untuk dikendalikan dari pada saat mereka bersekolah.

Hal itu dapat dilihat terutama saat Sabut-Minggu, dimana kondisi lalu lintas di Jakarta relatif lebih padat dari pada hari biasa.

"Karena itu solusinya justru dengan jam sekolah diubah. Jadi anak-anak ini masuk sekolah paling lambat 06.30, 06.15 sampai 06.30," kata Anies dalam sebuah diskusi di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Baca berita lengkapnya di sini: Selama Asian Games, Jam Masuk Sekolah Pukul 06.15

 

2. Mothercare tutup 50 gerainya

Remuk redamnya industri ritel terus menggulung para pebisnis. Merelakan aset properti lenyap telah menjadi hal jamak.

MothercareSHUTTERSTOCK Mothercare
Adalah peritel perlengkapan bayi Mothercare yang tersengat gelombang nestapa. Masalah datang silih berganti membuat fondasi bisnis kian rapuh.

Seperti diwartakan Sky News, Kamis (17/5/2018), Mothercare resmi mengumumkan penutupan 50 tokonya di Inggris.

Angka tersebut mencapai sepertiga jumlah gerai mereka di sana, yang sebanyak 137 unit. Penutupan 50 toko akan berlangsung bertahap hingga 12 bulan ke depan. 

Dengan gulung tikarnya puluhan gerai, ratusan karyawan terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca berita lengkapnya di sini: Bisnis Porak-poranda, 50 Gerai Mothercare Ambruk

 

3. Peritel Rockport terancam bangkrut

Badai kelesuan ritel tak kunjung reda. Satu demi satu peritel rontok. Jika sebelumnya peritel sepatu seperti Payless Shoesource dan Nine West terguncang hingga mengajukan pailit, kali ini giliran Rockport.

RockportSHUTTERSTOCK Rockport
Sebagaimana dilaporkan USA Today, Selasa (15/5/2018), Rockport telah mengajukan Chapter 11 atau dengan kata lain bisnisnya terancam karam.

Mereka tengah berupaya menjauhkan diri dari kebangkrutan dengan menjual aset kepada lembaga ekuitas publik.

Namun, hal itu bisa menimbulkan ekses berupa penutupan seluruh tokonya di Amerika Serikat. Jumlah gerai terdampak mencapai paling tidak 27 unit.

Baca berita lengkapnya di sini: Giliran Rockport Terancam Bangkrut

 

4. Kehadiran "digital mall" di Batam

PT Agung Podomoro Land Tbk ( APLN) mengembangkan digital mall pertama di Batam, Kepulauan Riau.

Komersial area park aveneu akan disulap menjadi kawasan Mall digital guna meningkatkan gairah bisnis di sekitar kawasan Orchard Park Batam ini.KOMPAS.COM/ DOK ORCHAD PARK BATAM Komersial area park aveneu akan disulap menjadi kawasan Mall digital guna meningkatkan gairah bisnis di sekitar kawasan Orchard Park Batam ini.
Melalui anak usahanya, PT Dimas Pratama Indah, raksasa properti ini membangun pusat perbelanjaan digital itu di kawasan komersial Park Avenue yang merupakan bagian dari perumahan Orchard Park.

Assistant GM Marketing Orchard Park Tedi Guswana mengatakan, disebut digital mall karena semua transaksi menggunakan barcode dan dilengkapi fasilitas jaringan internet nirkabel.

Dia mengklaim pusat belanja digital ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Batam.  

"Kami yang pertama dan satu-satunya. Mal ini juga dilengkapi taman Tribeca," kata Tedi kepada Kompas.com, Kamis (16/5/2018).

Baca berita lengkapnya di sini: Pertama di Batam, Agung Podomoro Hadirkan Digital Mall

 

5. Bos Mothercare diminta kembali

Peritel yang terancam bangkrut, Mothercare, membuat keputusan tak biasa. Orang nomor satu yang telah dieliminasi kini diminta bekerja kembali.

MothercareSHUTTERSTOCK Mothercare
Melansir The Telegraph, Kamis (17/5/2018), mantan Chief Executive Officer Mark Newton Jones, yang sudah sebulan lengser, dipekerjakan lagi.

Perusahaan berubah pikiran dan menyesalkan keputusan melepas satu di antara putra terbaiknya.

Kembalinya Mark diharapkan mampu memulihkan pamor Mothercare yang kian redup. Peritel itu kini berkutat dengan tipisnya uang kas dan jebloknya penjualan.

Baca berita lengkapnya di sini: Sebulan Dipecat, Mantan Bos Mothercare Diminta Balik Lagi

 



Close Ads X