Anies Anggap Jalur Menuju 2 Venue Ini Paling Menantang - Kompas.com

Anies Anggap Jalur Menuju 2 Venue Ini Paling Menantang

Kompas.com - 17/05/2018, 20:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ada dua venue Asian Games 2018 yang paling menantang dari sisi transportasi atlet.

Keduanya yaitu venue golf di Pondok Indah Golf dan venue pencak silat di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Ia menjelaskan, selama berada di Jakarta, kedua atlet cabang olahraga tersebut akan tinggal di Wisma Kemayoran di Jakarta Utara. Jarak tempuh dari wisma atlet ke venue pencak silat mencapai 29 kilometer.

Baca juga: Demi Asian Games, 1.500 Bus Transjakarta Disiapkan Angkut Penonton

Sementara, jarak menuju ke venue golf mencapai 41,5 kilometer. Padahal, panitia dari Inasgoc mewajibkan waktu tempuh atlet menuju venue tidak lebih dari 30 menit.

"Dengan kondisi yang lancar sekali pun, mencapai sana (Pondok Indah) dalam waktu 30 menit itu akan sangat sulit untuk dilakukan," kata Anies dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Anies pun mengusulkan, khusus untuk atlet golf dan pencak silat, tidak perlu tinggal di wisma atlet. Mereka dapat memanfaatkan hotel yang ada di sekitar lokasi untuk memudahkan mobilisasi menuju venue.

Stadion Utama GBKAkun Facebook Pakde Jokowi Stadion Utama GBK
Sementara untuk venue lain seperti velodrome, JI Expo Kemayoran, Ecopark Ancol, dan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, relatif dapat lebih mudah terjangkau karena jaraknya lebih dekat.

Bahkan, untuk jalur menuju GBK Senayan, Pemprov DKI tengah mengkaji bersama Kementerian Perhubungan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas.

Rekayasa tersebut mulai dari menyiapkan jalur khusus bus baik di tol dan non tol yang dedicated, hingga pemberlakuan sistem ganjil genap di sekitar lokasi pertandingan.

Jalur dedicated di ruas jalan non tol rencananya akan terbentang mulai dari Kemayoran, Jalan Medan Merdeka, Thamrin, hingga Sudirman. Jalur ini berlaku untuk di kedua arahnya.

"Karena menurut informasi, bus itu bisa berangkat setiap lima menit sekali. Jadi flow bus itu akan cukup ketat," kata Anies.

Selain kepadatan arus lalu lintas, ia menambahkan, tantangan yang harus dihadapi Pemprov DKI yaitu menyediakan kualitas udara Jakarta yang baik selama Asian Games.

Untuk itu, pemprov berencana menerapkan kebijakan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. Namun untuk hal ini masih dalam kajian.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X