Berita Populer: Bisnis Lotte Ambruk hingga KPK Periksa Basuki - Kompas.com

Berita Populer: Bisnis Lotte Ambruk hingga KPK Periksa Basuki

Kompas.com - 15/05/2018, 10:09 WIB
Lotte MartSHUTTERSTOCK Lotte Mart

JAKARTA, KOMPAS.com — Berita populer di kanal properti Kompas.com, sepanjang Senin (14/5/2018), cukup bervariatif.

Tak hanya soal pembangunan infrastruktur dan ritel, tetapi juga pemeriksaan terhadap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ambruknya bisnis peritel asal Korea Selatan, Lotte, menjadi berita terpopuler kemarin. Selain itu, ada pula soal tanggapan Menteri Basuki atas komentar Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis soal pembangunan infrastruktur yang dianggap pencitraan Presiden Joko Widodo.

Berikut lima berita terpopuler di kanal properti:

LotteSHUTTERSTOCK Lotte

1. Bisnis Lotte ambruk

Peritel ternama asal Korea Selatan, Lotte, kehilangan pesonanya. Mereka kini menjual satu demi satu tokonya.

Kabar terbaru, Lotte telah memutuskan pelepasan 100 persen sahamnya atas kepemilikan supermarket Lotte Mart di China.

Diwartakan Korea Times, Sabtu (12/5/2018), Lotte menjual saham mereka kepada Liqun Group dengan nilai transaksi 291,4 miliar won (setara 272,7 juta dollar AS).

Penjualan saham itu membuat Lotte kehilangan paling tidak 50 toko Lotte Mart di Shanghai dan sekitarnya.

Langkah Lotte menjual Lotte Mart ini hanya berselang dua pekan setelah peritel itu juga melepas 21 tokonya di Beijing.

Adapun ke-21 toko yang ada dijual kepada Wumei Holdings Inc dengan nilai 248,5 miliar won.

Selengkapnya: Bisnis Ambruk, Lotte Jual 50 Gerai Lotte Mart

Apartemen di Pollux Technopolis, Karawang, Jawa Barat.Dokumentasi Pollux Properties Apartemen di Pollux Technopolis, Karawang, Jawa Barat.


2. Megaporyek Rp 50 Triliun hadir di Karawang

Pollux Properties melansir proyek terbarunya, Pollux Technopolis, dengan estimasi nilai gross development value (GDV) Rp 50 triliun di Karawang Barat, Jawa Barat.

Pollux Properties membagi pengembangan Pollux Technopolis dalam enam zona dan dirancang sebagai kota masa depan.

CEO Pollux Properties Nico Purnomo Poo menuturkan, Pollux Technopolis adalah Central Business District yang akan menjadi ikon baru di Karawang barat.

Menurut Nico, Karawang merupakan pusat industri terbesar di Asia Tenggara dengan luas lahan 14.000 hektar yang digunakan hanya sebagai lahan industri. Lebih dari 40 persen hasil ekspor Indonesia diproduksi di kota ini.

Selain itu, kata Nico, terdapat lebih dari 2.000 perusahaan multinasional maupun internasional yang menjadikan Karawang memiliki potensi dan prospek investasi yang akan terus berkembang dan menjanjikan.

Rinciannya: Megaproyek Rp 50 Triliun Hadir di Karawang

3. Menteri Basuki "no comment"

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menanggapi Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis yang menuding proyek infrastruktur selama ini hanya pencitraan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pengerjaan ruas tol Gempol-Pasuruan, Sabtu (12/5/2018).Erwin Hutapea/Kompas.com Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pengerjaan ruas tol Gempol-Pasuruan, Sabtu (12/5/2018).

"Orang boleh punya persepsi, tapi harus diingat bahwa apa yang kami kerjakan ini sudah dari dulu. Dari dulu Kementerian PUPR bikin tol, bendungan, dan irigasi. Kami cuma mempercepat, yang dulu enggak jalan sekarang kami jalankan," ujar Basuki Hadimuljono kepada Kompas.com saat mengunjungi proyek Tol Gempol-Pasuruan, Sabtu (12/5/2018).

Dia menambahkan, tidak semua proyek selesai pada tahun 2018 dan 2019. Ada juga bendungan yang selesai pada 2020, 2021, dan 2022. Jalan tol juga ada yang selesainya setelah 2019.

Dia mencontohkan, Pulau Jawa masih membutuhkan sekitar 1.800 proyek, juga di Kalimantan dan Sumatera yang butuh ratusan proyek. Belum lagi proyek jalan tol yang belum dikerjakan di Semarang-Demak, Cileunyi-Cilacap-Yogyakarta, Bawen-Yogyakarta, dan Yogyakarta-Solo.

"Kan dia juga yang putuskan di Komisi V. Itu mungkin bahasa politisnya beliau. Saya no comment untuk itu. Buat saya enggak ada nilainya untuk pencitraan," pungkas Basuki.

Ulasannya: Komisi V DPR Tuding Pencitraan, Basuki Bilang No Comment

4. Kasus toilet gulung Starbucks dalam prahara

Toilet. Bilik ini bisa dibilang tempat paling privat bagi kita.

Mau merenung, bisa. Mau menyanyi sumbang tanpa ada yang menertawakan, juga bisa. Di situlah tempatnya.

StarbucksSHUTTERSTOCK Starbucks

Namun, siapa sangka tempat itu dapat pula menjadi sumber malapetaka. Seperti yang tengah dialami kedai kopi kelas wahid, Starbucks.

Peritel Amerika Serikat tersebut mengalami guncangan bertubi-tubi dalam beberapa waktu terakhir.

Semuanya, jika ditelaah, bertitik pangkal pada urusan toilet.
Terbaru, Starbucks dinilai lalai mengawasi penggunaan toiletnya. Bagaimana tidak, kamera pengintai bisa sampai terpasang di dalam toilet dan merekam aktivitas para tamunya.

Tempat kejadiannya pada sebuah gerai Starbucks di Toronto, Kanada.
Polisi Toronto sampai turun tangan menangani kasus tersebut. Mereka mendapat laporan pada Rabu (9/5/2018) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Akan tetapi, berhubung toko sudah telanjur tutup, pihak berwajib baru bisa memeriksa toko pada Kamis lalu.

Kamera mini itu disembunyikan pada stop kontak yang mengarah persis ke arah kloset. Kamera diduga bisa merekam secara jelas dan detail aktivitas pengguna toilet.

Selanjutnya: Selain Kanada, Kamera Perekam Juga Terpasang di Toilet Starbucks AS

Ilustrasi KPK.Tribun Jabar/Gani Kurniawan Ilustrasi KPK.

5. KPK periksa Menteri Basuki

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku hanya mendapat satu pertanyaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Basuki memenuhi panggilan KPK sebagai saksi bagi mantan Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan dalam kasus dugaan suap pada proyek Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016.

Rudi ditengarai menerima suap dari Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary sebesar Rp 6,3 miliar.

Uang tersebut diduga diperoleh dari beberapa kontraktor, salah satunya Dirut PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

"Pertanyaannya bagaimana sampai Pak Amran menjadi Kepala Balai. Kami jelaskan," kata Basuki di kantornya, Senin (14/5/2018) sore.

Beritanya Ditanya KPK, Begini Penjelasan Basuki


Komentar
Close Ads X