Berita Populer: Pencitraan Jokowi hingga Proyek Rp 50 T di Karawang

Kompas.com - 13/05/2018, 09:14 WIB
Kondisi aktual Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi. Tampak dalam gambar Gerbang Tol (GT) Lubuk Pakam. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRKondisi aktual Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi. Tampak dalam gambar Gerbang Tol (GT) Lubuk Pakam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tudingan terhadap pemerintah melakukan pencitraan atas penyelesaian proyek- proyek infrastruktur selama ini, menjadi berita terpopuler yang dibaca masyarakat di kanal properti Kompas.com, sepanjang Sabtu (12/5/2018).

Ketua Komisi V yang juga politisi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis, melontarkan tudingan tersebut dalam sebuah diskusi bertajuk 'Pembangunan Infrastruktur untuk Siapa?' di Jakarta, Jumat.

Meski demikian, mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengakui, all out-nya Presiden Joko Widodo dalam pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah untuk mengejar ketimpangan pembangunan yang ada di Pulau Jawa.

Berikut sejumlah berita populer di kanal properti Kompas.com, kemarin:

1. Presiden Jokowi dianggap pencitraan

Pembangunan infrastruktur yang kini terus digenjot pemerintah, dinilai belum memberikan dampak positif oleh Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis.

Bahkan, politisi Partai Gerindra itu menyebut penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur yang ada hanya sebatas pencitraan oleh Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, banyak proyek infrastruktur yang diselesaikan menjelang perhelatan tahun politik saat ini.

"Kita lihat semua target-target berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, itu ujungnya kalau tidak harus diselesaikan 2018, 2019," kata Fary di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Presiden RI Joko WidodoDokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Presiden RI Joko Widodo

Pencitraan tersebut dilihat Fary dari banyaknya pemberitaan soal pembangunan infrastruktur yang muncul di media massa. Padahal, bila dilihat dari alokasi anggaran tidak terlalu besar.

"Jadi kalau dikatakan bahwa ini di media, di koran, banyak sekali pengeluaran infrastruktur itu, pembangunannya yang banyak, atau beritanya yang banyak?," tuntas Fary.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X