Kompas.com - 05/05/2018, 20:00 WIB

AUCKLAND, KOMPAS.com - Nasib peritel pakaian tersohor Esprit kian suram. Bendera kejayaan era 1980-an kini berganti dengan bendera putih.

Tsunami ritel membuat Esprit merintih perih dan mesti merelakan bisnis seluruh toko di Australia tamat.

Rupanya, tak hanya hengkang dari Negeri Kanguru, Esprit juga mengakhiri perjalanan bisnisnya di Selandia Baru.

Baca juga : Bisnis Hancur, Seluruh Toko Esprit di Australia Berguguran

Seperti dilansir New Zealand Herald, Sabtu (5/5/2018), semua gerai mereka di Selandia Baru ikut karam terimbas badai kelesuan ritel.

Sebanyak 30 karyawan bersiap menganggur akibat tutupnya 6 gerai di Negeri Burung Kiwi tersebut.

Tumbangnya seluruh cabang di Selandia Baru mengonfirmasi ambruknya bisnis Esprit di kawasan Oseania.

Gula yang tak lagi manis di Oseania membuat Esprit kini berburu ladang bisnis baru.

Menurut Direktur Eksekutif Esprit Group Thomas Tang, pasar Asia masih lebih prospektif bagi peritel yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Hongkong itu.

Negara yang dibidik sebagai lumbung pundi-pundi, antara lain China, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.

Tang memastikan, manajemen Esprit menjamin seluruh kompensasi karyawan terdampak bakal dipenuhi dengan baik.

Sekadar informasi, kondisi bisnis Esprit memang lagi kurang bersinar.

Peritel itu belum lama ini mencatat kerugian bersih sebesar 954 juta dollar Hongkong (Rp 1,7 triliun) pada periode enam bulan terakhir hingga Desember 2017.

Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, Esprit masih mampu mencatatkan laba senilai 61 juta dollar Hongkong (Rp 107 miliar).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.