Kompas.com - 03/05/2018, 19:00 WIB

Purwono mengatakan, pemilik lahan dan bangunan telah ditawari uang ganti rugi dengan besaran sesuai surat ketetapan dari pengadilan.

Surat ketetapan juga meminta agar rumah segera dikosongkan. Namun pemilik rumah dinilai telah mengabaikan surat perintah itu.

Pengadilan lalu memberi peringatan agar segera dikosongkan, namun tetap tidak ditanggapi. Pengadilan pun akhirnya mengeluarkan surat perintah untuk melakukan proses eksekusi.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang Prasetyo Utomo mengatakan, total pembebasan lahan di Kota Semarang mencapai sampai saat ini mencapai 98 persen.

Sisa 2 persen masih berupa tanah wakaf berupa masjid, sekolah dan areal pemakaman.

"Progresnya sudah 98 persen, tinggal eksekusi. Yang masjid sudah dibangunkan penggantinya, kalau nanti jadi baru dibongkar (masjidnya)," ucap Prasetyo. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.