LRT Jakarta dan Palembang Dijanjikan Beroperasi Juni-Agustus

Kompas.com - 02/05/2018, 19:00 WIB
Kereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Kereta-kereta tersebut akan digunakan untuk LRT Jakarta yang terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun hingga Kelapa Gading. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Kereta-kereta tersebut akan digunakan untuk LRT Jakarta yang terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun hingga Kelapa Gading. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang.

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.

Selain venue olahraga, hal lain yang penting dipersiapkan yaitu sarana dan prasarana transportasi. Dalam hal ini, pengerjaannya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan ( Kemenhub).

Staf Ahli Menteri Perhubungan Umar Aris mengatakan, sarana dan prasarana transportasi untuk Asian Games 2018 sudah disiapkan oleh Kemenhub, baik untuk kedatangan maupun kepulangan para peserta.

Persiapan itu di antaranya berupa operasional angkutan shuttle bus, perlengkapan jalan, dan bus air.

Light rapid transit (LRT) ada di Jakarta dan Palembang. Untuk di Jakarta disiapkan dari Kelapa Gading sampai velodrom, sekitar 6 kilometer. Progresnya 70 persen. Satu trainset buatan Korea siap beroperasi pada Agustus nanti,” urai Umar Aris dalam suatu diskusi persiapan Asian Games 2018, Rabu (2/5/2018) di Jakarta.

Baca juga: Per April, Pembangunan Venue Asian Games Habiskan Dana Rp 3,7 Triliun

Dia menambahkan, kereta api di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga sudah disiapkan sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan.

Selain itu, ada pula bus representatif dan sesuai standar yang ditentukan, misalnya sopir yang ramah, fasilitas yang nyaman seperti  AC serta video dan audio system.

Mengenai target perjalanan para atlet, kata Umar, dari penginapan sampai ke venue diperkirakan tidak lebih dari 30 menit. Untuk pengamanan, secara teknisnya diserahkan ke Polri.

“Di Sumatera Selatan, progres fisiknya 89,4 persen. Kereta sudah ada di depo dan dalam pengujian, nantinya beroperasi bulan Juni,” ungkap Umar.

Begitu pula dengan operasional di bandara, tambahnya, saat ini dilakukan koordinasi antar-instansi sehingga persiapannya matang untuk menyukseskan Asian Games nanti.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X