Fakta Menarik Kecanggihan Stadion Utama GBK Senayan

Kompas.com - 02/05/2018, 16:00 WIB
Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018. Dokumentasi Adhi KaryaWajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Kompleks GBK Senayan akan menjadi lokasi pembukaan sekaligus penutupan Asian Games 2018.

Rencananya, upacara pembukaan dilangsungkan pada 18 Agustus 2018, dan penutupannya pada 2 September 2018.

Diresmikan pada 14 Januari lalu, proses renovasi stadion terbesar di Tanah Air ini memakan waktu kurang lebih 16 bulan. Terhitung sejak Agustus 2016 hingga Desember 2017 dengan anggaran mencapai Rp 770 miliar.

Baca juga : Dibangun dengan Uang Pajak, Stadion GBK Harus Dijaga Saat Laga AFC

Berdasarkan data dari pengelola SU GBK, stadion berkapasitas 76.000 penonton ini mendapat sertifikat sebagai stadion bintang lima dari UEFA.

Stadion Utama GBK SenayanBiro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Stadion Utama GBK Senayan
Dilengkapi kursi single flip up (lipat), kekuatan masing-masing kursi dapat menahan beban hingga 250 kilogram.

Selain itu, juga terdapat 200 kursi khusus yang diperuntukkan bagi kaum difabel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada beberapa fakta menarik di balik stadion ini. Pertama, SU GBK menjadi salah satu stadion terterang di dunia karena memiliki sistem pencahayaan 3.500 lux atau tiga kali lipat lebih terang dari pencahayaan sebelumnya.

Stadion ini juga dilengkapi dengan sistem LED lighthing system, sehingga memungkinkan konsumsi listrik yang lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional.

Baca juga : Sistem Pencahayaan Stadion GBK Senayan Disebut Terbaik di Dunia

Sistem pencahayaan tersebut terintegrasi dengan sistem tata suara berkekuatan hingga 80.000 watt PMPO.  

Sebagai green stadium, SU GBK dilengkapi sistem drainase yang lebih baik serta rain gun yang berfungsi untuk menjaga rumput tetap dalam kondisi baik.

Menko PMK Puan Maharani bersama Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir mengunjungi Stadion Gelora Bung Karno untuk memeriksa perkembangan renovasi stadion menjelang Asian Games 2018, Jumat (20/10/2017) Menko PMK Puan Maharani bersama Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir mengunjungi Stadion Gelora Bung Karno untuk memeriksa perkembangan renovasi stadion menjelang Asian Games 2018, Jumat (20/10/2017)
Selain itu, stadion ini juga dilengkapi dengan athletic track yang bersertifikat dari Federasi Atletik Internasional (IAAF).

Hal lain yang tak kalah penting yaitu sistem keamanan dari stadion ini. Karena sudah berstandar FIFA, dalam kondisi darurat stadion ini dapat dikosongkan dalam kurun waktu 15 menit saja.

Untuk memudahkan proses evakuasi, terdapat automatic exit gate yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.

Stadion Utama GBKAkun Facebook Pakde Jokowi Stadion Utama GBK
Stadion ini juga dilengkapi sistem keamanan yang canggih yaitu berupa kamera CCTV 7K yang memiliki kemampuan pengenalan wajah atau face recognition, serta menganalisa tingkah laku seseorang bila diduga hendak berbuat jahat.

Untuk area VVIP yang biasa menjadi tempat bagi presiden maupun tamu negara yang hadir untuk menyaksikan pertandingan, terdapat kaca anti peluru yang mampu menahan tembakan peluru sniper AW 10 dengan kaliber 7,62.

Stadion ini juga dibekali dengan akses jaringan internet di seluruh area, pintu masuk putar yang dapat diakses dengan kartu akses, serta sistem keamanan yang telah tersinkronisasi dengan ruang kontrol.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X