Kompas.com - 23/04/2018, 22:13 WIB
Kepala BP Batam Lukita saat memaparkan potensi perekonomian di Batam, khususnya di bidang properti. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAKepala BP Batam Lukita saat memaparkan potensi perekonomian di Batam, khususnya di bidang properti.

BATAM, KOMPAS.com - Pelaku bisnis properti di Batam, Kepulauan Riau, yang menawarkan produk hunian mewah bisa sedikit bernafas lega.

Pasalnya Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memperjuangkan warga negara asing (WNA) agar bisa membeli properti hunian dimaksud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menegaskan akan memberikan jaminan kepada WNA yang membeli dan berinvestasi properti di Batam.

Baca juga : Basuki: Jangan Terlambat Bangun Tol di Batam

"Untuk WNA yang ingin memiliki properti, kami siap memberikan jaminan. Ini demi untuk meningkatkan perekonomian Batam," ujar Lukita saat ditemui disela-sela kegiatan Batam Investasi Summit 2018 di Club House Orchard Park, Senin (23/4/2018).

Lukita menjelaskan WNA bisa membeli properti di Batam hanya berbekal visa long stay atau kartu izin tinggal terbatas (Kitas).

WNA yang ingin membeli properti tak perlu lagi menunjukkan surat jaminan dari pemberi kerja yang selama ini berlaku bagi pemegang Kitas.

"Nah ini kan sekarang beda, Kitas ini diberikan untuk orang yang ingin membeli properti, tentunya tidak perlu bekerja," kata Lukita.

Lukita menuturkan, hal ini juga pernah dibahas dan ditawarkan kepada REI, namun REI belum menyepakati.

Sekarang, lanjut Lukita, orang asing yang ingin membeli properti di Batam tak perlu bekerja lagi, cukup dengan jaminan dari BP Batam.

Menurutnya hal ini dilakukan, karena BP Batam merupakan instansi yang menguasai Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Batam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.