Mobil Terbang Bikin Bisnis Hunian dan "Skyport" Menjanjikan - Kompas.com

Mobil Terbang Bikin Bisnis Hunian dan "Skyport" Menjanjikan

Kompas.com - 20/04/2018, 15:46 WIB
Ilustrasi hunian dengan mobil terbangNine.com Ilustrasi hunian dengan mobil terbang

KOMPAS.com – Mobil terbang bagi sebagian kalangan saat ini sudah bukan lagi bagian dari film fiksi ilmiah yang sulit untuk diwujudkan.

Perkembangan teknologi otomotif masa depan itu bakal menjadi bisnis yang menjanjikan. Terutama bisnis tempat parkir mobil terbang.

Adalah Dan Kodsi, pengembang yang kini tengah mempersiapkan proyek hunian mewah di Miami, Amerika Serikat. Hunian ini dilengkapi skyport  di atap gedung sebagai tempat mobil terbang itu mendarat.

“Ini bukan hanya persoalan jika, tetapi kapan,” kata Kodsi kepada The Miami Herald seperti dilansir Nine.

Ilustrasi mobil terbang UberUber Ilustrasi mobil terbang Uber
Paramount Miami Worldcenter, demikian bangunan itu akan dinamakan, merupakan hunian mewah yang dirancang kompatibel dengan mobil terbang atau kendaraan Vertical Take Off or Landing (VTOL).

Sebagai pengembang, Kodsi gemar mengikuti tren perkembangan teknologi masa depan. Kemudahan futuristik ini merupakan hasil pengamatan yang ia lakukan pada teknologi Uber Elevate dari Uber Technologies yang berencana membangun jaringan VTOL.

Masa depan dengan taksi terbang di dalam penerbangan dalam kota akan mulai dikembangkan di Dallas, Los Angeles, dan Dubai setelah tahun 2020.

Saat ini, Kodsi tengah memodifikasi desain atap agar sesuai dengan skyport berukuran 460 meter persegi di atas menara setinggi 60 lantai.

Dari 530 unit hunian yang ditawarkan, saat ini sudah 75 persen terjual dan dijadwalkan dibuka pada tahun depan.

Mobil terbang Cartivator SkyDrive yang disokong penuh Toyota, ditargetkan melayang pada 2020 untuk membuka Olimpiade di Tokyo.Toyota Mobil terbang Cartivator SkyDrive yang disokong penuh Toyota, ditargetkan melayang pada 2020 untuk membuka Olimpiade di Tokyo.
Menurut rencana, kendaraan VTOL yang dimiliki penghuni nantinya dapat mendarat di atas gedung.

Setelah itu, penghuni dapat mengakses Paramount lewat sky loby yang seluruh ruangannya terbungkus kaca. Kemudian, mereka meluncur ke unit masing-masing dengan menggunakan lift.

Kodsi beranggapan, teknologi taksi terbang akan berkembang cukup pesat dalam 10-15 tahun mendatang.

"Saya benar-benar percaya skyport akan menjadi stasiun kereta masa depan," kata dia.

"Mengapa tidak membeli hunian pada gedung yang memiliki potensi untuk berada di jalur di mana transportasi menuju?" tuntas Kodsi.


Komentar
Close Ads X