REI Ajak Vietnam Kerjasama Investasi Properti - Kompas.com

REI Ajak Vietnam Kerjasama Investasi Properti

Kompas.com - 17/04/2018, 14:23 WIB
Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata, yang juga Ketua Umum DPP REI, didampingi Rusmin Lawin Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Internasional dan Adri Istambul Lingga Gayo Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Pertanahan diterima. Kedatangan mereka diterima Ibnu Hadi Duta Besar Berkuasa Penuh RI untuk Vietnam di Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Senin (16/4/2018).Dok REI Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata, yang juga Ketua Umum DPP REI, didampingi Rusmin Lawin Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Internasional dan Adri Istambul Lingga Gayo Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Pertanahan diterima. Kedatangan mereka diterima Ibnu Hadi Duta Besar Berkuasa Penuh RI untuk Vietnam di Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Senin (16/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata, yang juga Ketua Umum DPP REI, melakukan kunjungan ke Hanoi dalam rangka pembentukan FIABCI Chapter Vietnam bersama Farook Mahmood, Presiden World FIABCI.

Soelaeman didampingi Rusmin Lawin Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Internasional dan Adri Istambul Lingga Gayo Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Pertanahan diterima. Kedatangan mereka diterima Ibnu Hadi Duta Besar Berkuasa Penuh RI untuk Vietnam di Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Senin (16/4/2018).

"Pertumbuhan sektor properti di Vietnam pesat, dan salah satu pionir pembangunan di sektorbini adalah pengusaha properti asal Indonesia yang juga pendiri REI, yakni Ciputra. Itu dimulai pada tahun 1994 dan sekarang tumbuh pesat sebagai Ciputra Hanoi Internasional City," kata Ibnu Hadi dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ibnu menjelaskan bahwa keunggulan berinvestasi di Vietnam adalah cukup dengan dua  syarat, yakni perizinan investment permitt dan business permitt. kedua hal itu cukup di tingkat atau level gubernur, tidak perlu ke pemerintah pusat.

"Prosesnya juga dijamin tidak bertele-tele," tambah Ibnu.

Sementara itu, selain menyampaikan perkembangan organisasi REI dan FIABCI Asia Pasifik, Presiden FIABCI Asia Pasifik Soelaeman Soemawinata juga menyampaikan keinginan anggota REI yang berencana melakukan investasi di Vietnam.

Soelaeman yang akrab dipanggil Eman  menjelaskan bahwa sektor properti  memberikan multiplier effect. Ada 174 bisnis ikutan di dalamnya sehingga bisa membawa pengaruh besar terhadap perekonomian suatu negara.

"Dan sektor properti juga tidak sebatas membangun rumah, tapi juga kawasan yang holistik, dan juga bagian yang tidak terpisahkan dari tourism development," kata Eman.

Kunjungan FIABCI Asia Pasifik diakhiri dengan perjalanan ke proyek Ciputra Hanoi Internasional City dan diterima langsung Suprobo Antoro selaku Direktur Ciputra di Hanoi Vietnam.


EditorLatief
Komentar
Close Ads X