276 Pengungsi Gunung Sinabung Dapat Listrik Gratis

Kompas.com - 10/04/2018, 12:40 WIB
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi saat memberikan bantuannya token listrik gratis Huntara pengungsi Gunung Sinabung, Senin (9/4/2018) KOMPAS.com / Mei LeandhaDirektur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi saat memberikan bantuannya token listrik gratis Huntara pengungsi Gunung Sinabung, Senin (9/4/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 286 hunian sementara (huntara) pengungsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dialiri listrik gratis selama setahun.

Selain bantuan listrik gratis senilai Rp 279 juta, PLN lewat dana bina lingkungannya juga memberikan bibit tomat, cabai dan pupuk organik senilai Rp 220 juta lebih untuk rehabilitasi lahan pertanian di Desa Tiganderket yang merupakan desa terdekat dengan lokasi bencana.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengatakan, dampak erupsi panjang Gunung Sinabung tidak hanya kerusakan lingkungan.

Banyak rumah dan harta benda warga yang harus ditinggalkan serta rusaknya lahan pertanian yang berakibat gagal panen dan hilangnya sumber penghasilan masyarakat.

PLN Peduli hadir untuk membangun perekonomian masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung, bantuannya berupa token listrik gratis.

"Harapannya dapat mendukung kegiatan ekonomi dan membantu para pengungsi di Huntara untuk mulai menata perekonomiannya. Memperkecil kesenjangan antara penghasilan dan standar kebutuhan hidup yang layak pasca erupsi," kata Hendra, Senin (9/4/2018).

Hendra menuturkan kedatangannya dalam rangka menindaklanjuti kunjungan Menteri ESDM pada Maret 2018 lalu. Dirinya bersama rombongan mendatangi Huntara III di Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat untuk melihat proses input nomor token listrik.

"Kami menindaklanjuti kunjungan Pak Jonan untuk membantu para pengungsi mendapatkan satu KWH meter untuk satu rumah karena sebelumnya beberapa rumah menggunakan satu KWH meter," sambung Hendra.

Dijelaskannya, bencana mengharuskan seluruh warga desa terdekat dengan lingkar gunung mengungsi ke Hunian dan posko pengungsian yang disediakan pemerintah.

Sebanyak 276 Kepala Keluarga (KK) menghuni Huntara dan posko pengungsian di Desa Ndokum Siroga.

Di Desa Tiga Nderket, ada 632 KK yang terdampak langsung abu vulkanik erupsi gunung. Mereka membutuhkan rehabilitasi sesegera mungkin agar dapat bercocok tanam kembali.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X