Dua Kali Relaksasi LTV, Tak Mampu Mengatrol Kredit Properti

Kompas.com - 02/04/2018, 17:29 WIB
Ilustrasi rumah kecil in4malIlustrasi rumah kecil

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) berharap rasio loan to value (LTV) di sektor properti dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh sektor perbankan. BI melihat belum banyak perbankan yang memanfaatkan kebijakan ini.

Dalam tiga tahun terakhir, BI sudah dua kali menurunkan rasio LTV. Pertama, pada 2015 lalu LTV turun menjadi 80 persen setelah sebelumnya sempat naik menjadi 70 persen pada 2013. Kemudian, kebijakan itu kembali dilonggarkan menjadi 85 persen pada 2016.

“Sebenarnya kalau banyak bank yang manfaatkan pelonggaran LTV tentu akan lebih baik dari sisi pasokan kreditnya. Tapi tentu setiap bank punya kebijakan sendri, tentang bagaimana non performing loan (NPL),” kata Mirza di kantornya, Senin (2/4/2018).

Mengutip data BI, hingga Januari 2018 realisasi kredit pemilikan rumah (KPR) meningkat menjadi 10,89 persen sejak LTV dilonggarkan pada Agustus 2016 lalu. Realisasi ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan total kredit perbankan sebesar 7,4 persen.

Meski demikian, Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual berpandangan, peningkatan kredit properti yang terjadi masih cenderung lemah.

Terutama bila dibandingkan dengan tahun 2012 hingga 2013, saat itu pertumbuhan bisa mencapai 30-40 persen.

“Kebanyakan kredit properti memang cukup lemah, ini lebih banyak di kendaraan bermotor. Ini bisa mencapai 3 kali lipatnya di ekspo tersebut,” kata David.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mendorong pertumbuhan tersebut, David menyarankan, agar asosiasi perumahan seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Apersi lebih banyak menggelar pameran perumahan.

Selain untuk memperkenalkan proyek-proyek baru, juga untuk menarik minat masyarakat dalam membeli rumah.

Menurut dia, ajang pameran cukup ampuh dalam menggaet minat masyarakat dalam membeli sesuatu. Setidaknya, hal itu terlihat pada saat pameran otomotif berlangsung.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X