Kompas.com - 24/03/2018, 10:30 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 340.046 rumah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masuk kategori tidak layak huni.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT Benediktus Polo Maing mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, di Kupang, Jumat (23/3/2018).

Ratusan ribu rumah tidak layak huni itu tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota di provinsi yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia itu.

"Dinas Perumahan dan Permukiman setempat juga mencatat angka kekurangan ketersediaan rumah (backlog) sekitar 90.538 unit, sementara backlog dari aspek penghunian sebanyak 2.000 unit rumah," terang Benekditus.

Menurut dia, rumah menjadi salah satu kriteria penting dalam perhitungan angka kemiskinan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Rumah tidak layak huni itu, di antaranya, masih berlantai tanah, tidak memiliki toilet, berdinding dari anyaman pohon dan masih terbuat dari bahan apa adanya.

Benediktus mengharapakan, adanya koordinasi dengan sejumlah pihak, agar dapat merumuskan langkah-langkah untuk meningkatkan ketersediaan rumah bagi masyarakat.

"Diperlukan koordinasi yang terjalin baik, antara pemerintah pusat dan daerah, dalam menghasilkan program yang tersinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," harap dia.

Untuk menurunkan persentase kemiskinan di NTT, perlu adanya upaya untuk meningkatkan dan menyediakan fasilitas perumahan yang layak.

"Kita harus berupaya menciptakan program-program yang mampu memberikan jaminan perumahan secara berkeadilan, bagi setiap warga negara, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.