Kompas.com - 23/03/2018, 20:58 WIB

 

SAMOSIRJAKARTA, KOMPAS.com – Guna mendukung pemerintah menyediakan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam program Sejuta Rumah, bank asal Korea, KEB Hana, turut menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR).

KPR yang disalurkan melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Tahun ini, KEB Hana menargetkan dapat menyalurkan KPR FLPP kepada 500 rumah atau ekuivalen sekitar Rp 50 miliar.

“Dengan ini berarti kami dapat mewujudkan harapan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni namun tetap terjangkau,” kata Direktur Utama Bank KEB Hana Lee Hwa Soo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (23/3/2018).

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antaran KEB Hana dengan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis (22/3/2018).

Lee Hwa Soo menjelaskan, kerja sama dilakukan dalam bentuk joint financing, yakni 90 persen porsi dana berasal dari Kementerian PUPR, sedangkan 10 persen akan berasal dari bank pelaksana.

Selain KPR Sejahtera FLPP, MBR juga dapat memperoleh subsidi bantuan uang muka (SBUM) sebesar Rp 4 juta.

Dalam KPR Sejahtera FLPP, Bank KEB Hana akan memberikan suku bunga tetap selama jangka waktu kredit yang diinginkan. Jangka waktu yang diberikan bank untuk angsuran rumah mulai dari 1-20 tahun.

Untuk mendapatkan fasilitas ini, masyarakat harus memenuhi persyaratan yang diberikan yakni memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap sebesar Rp 4 juta per bulan untuk rumah tapak dan Rp 7 juta untuk rumah susun. Selain itu, masyarakat juga belum pernah menerima subsidi bantuan dari pemerintah lainnya.

Rumah murah.www.shutterstock.com Rumah murah.
Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan, Bank KEB Hana menjadi bank swasta internasional pertama yang bekerja sama dalam program ini.

Tahun ini, pemerintah mencanangkan target penyaluran KPR Sejahtera FLPP sebanyak 42.000 rumah senilai Rp 2,18 triliun. Target ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 40.000 unit rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.