Basuki Pernah Kena Denda Pajak Rp 80 Juta

Kompas.com - 20/03/2018, 12:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bersama Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan saat sosialisasi penyampaian SPT Wajib Pajak Orang Pribadi di gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta Selatan, Selasa (20/3/2018) pagi. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bersama Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan saat sosialisasi penyampaian SPT Wajib Pajak Orang Pribadi di gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta Selatan, Selasa (20/3/2018) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku pernah dikenai denda pajak cukup besar bahkan hingga mencapai puluhan juta.

Padahal, ia mengklaim, setiap tahun selalu melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Orang Pribadi ke Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

“Saya dua tahun lalu kena denda pajak Rp 80 juta. Padahal selama itu saya diisikan terus, tanda tangan-tanda tangan, tiba-tiba kena denda,” ujar Basuki saat kegiatan sosialisasi pengisian SPT Pajak Orang Pribadi di kantornya, Selasa (20/3/2018).

Meski demikian, Basuki menyatakan, urusan denda tersebut sudah beres. Saat ini, ia juga memilih mengisi sendiri SPT Pajak Orang Pribadi miliknya agar mengetahui secara rinci besarnya pajak dan harga yang dimiliki.

“Mudah-mudahan sekarang sudah bersih,” imbuh Basuki.

Mengisi SPT Pajak Orang Pribadi secara tertib, menurut Basuki, merupakan hal penting. Sebagai contoh, bila nanti ada masyarakat meninggal dunia dan mewariskan harta kepada anaknya, maka harus jelas asal usul perolehan harta tersebut dan status perpajakannya.

Hal itu turut dibenarkan Dirjen Pajak Robert Pakpahan. Robert pun mengingatkan pentingnya mengisi SPT secara tertib dan benar.

“Hasilnya akan baik untuk negeri ini, untuk bapak ibu sendiri, bahkan untuk anak-anak apabila mendapatkan warisan. Yang mendapatkan warisan itu nanti bisa menjelaskan harta dari orang tuanya,” kata Robert.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X