Dalam Waktu Dekat, Inggris Miliki Fasilitas Peluncuran Angkasa Luar - Kompas.com

Dalam Waktu Dekat, Inggris Miliki Fasilitas Peluncuran Angkasa Luar

Kompas.com - 17/03/2018, 06:03 WIB
Rendering UK Spaceportfrancais-express.com Rendering UK Spaceport

KOMPAS.com – Rancangan Undang-Undang tentang Industri Luar Angkasa (Space Industry) yang baru saja ditandatangani, memungkinkan Inggris untuk segera mewujudkan mimpi mereka membangun fasilitas peluncuran satelit di negera tersebut.

Selama ini, Inggris selalu menggunakan fasilitas peluncuran luar negeri, termasuk Spaceport Amerika, yang dirancang Foster + Partners, di Mexico.

“RUU ini telah mengizinkan pembangunan ruang peluncuran komersial pertama, dan sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi Inggris,” kata Departemen Transportasi Inggris dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Dezeen.

Delapan lokasi potensial

Spaceport yang akan dibangun kemungkinan berupa landasan yang memungkinkan pesawat dapat meluncur secara horizontal, bukan vertikal seperti pada umumnya. Dimana nantinya roket akan dibawa sampai ketinggian tertentu sebelum diluncurkan.

Hingga kini, belum ada satu pun lokasi yang telah ditentukan untuk pembangunan fasilitas ini. Meskipun pada 2014 lalu sempat mencuat kabar soal delapan lokasi yang potensial untuk dijadikan basecamp.

Kedelapan lokasi itu yakni Bandara Newquay di Inggris, Bandara Llanbedr di Wales, dan lapangan terbang RAF Leuchars di Skotlandia. Kemudian, Bandara Campbeltown, Bandara Glasgow Prestwick, Barak Kinloss, Bandara Stornoway dan RAF Lossiemouth.

Menciptakan Lapangan Kerja

RUU ini dipastikan juga menjamin adanya peningkatan kemampuan bagi para insinyur dan ilmuwan masa depan Inggris serta para pengusaha.

“Kami akan menetapkan bagaimana kami merencanakan untuk mempercepat pengembangan layanan peluncuran komersial pertama dari Inggris, dan menyadari potensi penuh dari UU yang memungkinkan ini dalam beberapa bulan mendatang,” kata Chief Executive British Space Agency Graham Turnock.

Sementara itu, Menteri Transportasi Inggris Jo Johnson menambahkan, akses ke luar angkasa adalah bagian akhir dari teka-teki untuk sektor antariksa Inggris. Hal ini sekaligus menjadi strategi industry pemerintahan.

“Dalam hal membantu mendorong pertumbuhan di seluruh dalam negeri dan membuka ratusan pekerjaan terampil di wilayah kami,” ujarnya.

Foster + Partners menyelesaikan Spaceport America pada tahun 2011 dan merupakan salah satu dari beberapa praktik arsitektur yang menarik dalam membangun ruang.

Pada tahun 2015, perusahaan tersebut mengungkapkan konsepnya untuk rumah cetak 3D di Mars. Demikian pula, pada tahun 2017, BIG mengungkapkan disainnya untuk sebuah kota penelitian di Dubai yang akan mensimulasikan kondisi di planet merah.


Komentar
Close Ads X