Citra Swarna Perkuat Ekspansinya di Karawang Timur

Kompas.com - 01/03/2018, 19:29 WIB
Perumahan Kartika Residence di Karawang Timur. Dok Citra Swarna Group Perumahan Kartika Residence di Karawang Timur.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Citra Swarna Group makin memperkuat ekspansi bisnis huniannya di Karawang Timur. Terus berkembangnya Karawang sebagai kota industri nasional menguatkan alasan ekspansi itu, apalagi tahun lalu harga rumah tapak untuk kalangan menengah atas di kawasan itu sudah tembus miliaran rupiah.

Salah satu proyek yang dikembangkan Citra Swarna ini adalah perumahan Kartika Residence. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Bumi Arta Sedayu, salah satu anak perusahaan di bawah bendera Citra Swarna Group.

Proyek yang dikembangkan di lahan seluas 140 hektar itu mengusung konsep Kawasan terintegrasi yang terdiri atas dua tahap. Tahap awal seluas 51,6 hektar terdiri dari 12 klaster dengan masing-masing klister berjumlah sekitar 200 unit.  

Sejak mulai dikembangkan tahun lalu, sudah terbangun dua klaster yaitu klaster Kawaluyaan dan Kabandungan. Jika Kawaluyaan sudah serah terima dan dihuni konsumen, Kabandungan sedang dalam tahap pembangunan dan proses serah terima ke konsumen.

"Saat ini kami sedang memasarkan Klaster Kerahayuan. Waterpark sedang dalam tahap pembangunan dan kami rencanakan Juni tahun ini selesai dibangun, sedangkan sekolah umum terpadu sedang kami tentukan pengelolanya," kata Vivi Hadijaya, Chief Marketing Officer Citra Swarna Group, Kamis (1/3/2018).

Klaster yang sedang dipasarkan tersebut senilai Rp 380 juta sampai Rp 725 juta per unit. Vivi mengaku optimistis penjualan tahun ini bisa seperti proyek sebelumnya, mengingat Karawang sudah menjadi salah satu poros Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang saat ini sedang difokuskan pengembangannya oleh pemerintah terkait pengembangan kota megapolitan Jakarta-Bandung, sebagai wilayah yang penting dan strategis.

"Jadi, kalau bicara rumah di sini jadi semakin menarik karena infrastruktur yang melintasi Karawang juga terus dibangun pemerintah, mulai transportasi massal seperti LRT, tol, dan lainnya. Artinya, bicara akses sudah tidak khawatir, karena dekat dengan pintu tol Karawang Timur, ke Stasiun KA Klari, Terminal Bus Klari, bahkan pusat pemerintahan Karawang," ucap Vivi.

Ke depan bisnis properti di Karawang yang menjadi salah satu pintu Koridor Timur Jakarta bisa jadi akan menggiurkan. Karena berdasarkan catatan Kompas.com dua tahun lalu, beberapa pengembang besar yang memasarkan rumah di kawasan ini sudah mematok harga mulai Rp 690 juta sampai Rp 1,4 miliar per unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X