Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gaet Hongkong Land, Raksasa Otomotif Garap Apartemen Rp 1 Triliun

Kompas.com, 31 Januari 2018, 13:35 WIB
Arimbi Ramadhiani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kian serius menggarap sektor properti, raksasa otomotif nasional, PT Astra International Tbk, kembali menggandeng Hongkong Land dalam mengembangkan proyek apartemen baru di TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Melalui PT Brahmayasa Bahtera, mereka menggarap apartemen bertajuk Arumaya dengan modal yang ditanamkan senilai Rp 1 triliun.

"Dengan pembangunan infrastruktur yang sudah terlihat dan kondisi pasar membaik, ini adalah saat yang tepat untuk meluncurkan proyek," ujar Head of Residential Development PT Brahmayasa Bahtera Wibowo Muljono, di Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Wibowo mengatakan, sejauh ini, Brahmayasa telah memperkenalkan produk melalui soft launching kepada para broker. Meski demikian, penjualan akan dimulai pada akhir Februari atau awal Maret 2018.

Terdapat 3 tipe, yaitu 1 kamar tidur seluas 55 meter persegi, 2 kamar tidur 80-82 meter persegi, dan 3 kamar tidur 117-119 meter persegi.

Untuk kisaran harga dengan skema cicilan, dibanderol sebesar Rp 35 juta-Rp 41 juta per meter persegi. Atau Rp 1,9 miliar untuk unit terkecil dan Rp 12 miliar untuk unit terbesar.

Mengenai segmentasi pasar, Wibowo mengatakan, Arumaya mengincar masyarakat kelas atas, terutama keluarga muda yang ingin menghabiskan waktu di pocket garden.

"Koridor Simatupang banyak kantor multinasional dan internasional. Tapi untuk tempat tinggal, apalagi kelas menengah, sangat sedikit. Sekarang sudah mulai bermunculan. Kami ingin kapitalisasi antara pasokan dan permintaan," tutur Wibowo.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, PT Brahmayasa membangun Arumaya dengan konsep 70 persen didedikasikan untuk penghijauan dari total lahan 2,6 hektar.

Ia menambahkan, menyesuaikan lokasi proyek yang berada di koridor Simatupang sebagai suburb Jakarta, Arumaya memiliki fasilitas berupa taman.

Selain itu, tidak semua unitnya berupa apartemen. Menurut Wibowo, PT Brahmayasa  juga menyediakan 8 vila dengan luas 218-298 meter persegi.

Sebagai informasi, Arumaya merupakan proyek kedua kolaborasi Astra dan Hongkong Land melalui PT Brahmayasa Bahtera.

Sebelumnya, PT Brahmayasa Bahtera telah mengembangkan apartemen Anandamaya Residence di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau