"Box Girder" LRT Ambruk, Pemerintah Diminta Jatuhkan Sanksi

Kompas.com - 22/01/2018, 20:30 WIB
Kondisi pasca robohnya kontruksi proyek LRT di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/01/2018). Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Satya Heragandhi menyampikan, robohnya LRT tersebut berawal saat petugas sedang melakukan pemasangan antar-span box P28 ke P29. MAULANA MAHARDHIKAKondisi pasca robohnya kontruksi proyek LRT di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/01/2018). Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Satya Heragandhi menyampikan, robohnya LRT tersebut berawal saat petugas sedang melakukan pemasangan antar-span box P28 ke P29.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Lagi, insiden kecelakaan kerja terjadi pada proyek konstruksi. Kali ini, kasus terjadi pada proyek konstruksi light rail transit (LRT) di Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018) dini hari.

Hingga kini aparat berwenang masih menyelidiki peristiwa yang menyebabkan lima orang luka-luka itu.

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Gerindra Nizar Zahro meminta pemerintah menjatuhkan sanksi kepada PT Wijaya Karya (persero) Tbk atau Wika selaku kontraktor pelaksana pembangunan LRT.

"Kalau di Jakarta saja tingkat keselamatannya minimal begini, apalagi di daerah," kata Nizar kepada Kompas.com.

Sanksi diberikan, lanjut Nizar, agar perusahaan pelat merah itu dapat meningkatkan daya saing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.

Hal ini sekaligus agar menjadi pelajaran agar tidak ada lagi BUMN yang melakukan kesalahan dalam mengerjakan proyek infrastruktur.

"Kalau ini tidak ada tindakan dari Kementerian PUPR sebagai pemilik proyek, nama kementerian kan jadi jelek. Walaupun itu BUMN yang bekerja, harus diberi peringatan," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nizar pun sempat menyinggung peristiwa ambruknya box girder pada proyek Tol Pasuruan-Probolonggo (Paspro) pada akhir Oktober 2017 lalu. Akibat peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Seperti diketahui, proyek Tol Paspro digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

"Kasusnya juga sama, karena beton yang dipasang itu (ambruk)," tambahnya.

Untuk diketahui, peristiwa ambruknya box girder pada proyek LRT di Utan Kayu, Jakarta Timur terjadi sekitar pukul 00.20 WIB. Box girder ambruk sesaat setelah pekerjaan stressing bentang P28-P29 dilaksanakan.

Adapun pekerjaan stressing itu dilakukan PT VSL Indonesia selaku sub-kontraktor Wika. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X