Ekspat Lajang Penyebab Pasar Apartemen Sewa Tertekan?

Kompas.com - 11/01/2018, 20:17 WIB
Ilustrasi apartemen thinkstockIlustrasi apartemen
|
EditorHilda B Alexander

Dengan demikian, Ferry melihat, tarif sewa akan tetap stagnan dalam waktu dekat, satu sampai dua tahun ke depan.

"Kami mengantisipasi tarif sewa untuk terus menghadapi tekanan, dengan unit yang lebih besar selama periode tersebut," sebut Ferry.

Ia melanjutkan, pemilik apartemen strata-title individual yang menawarkan unit mereka untuk disewakan, harus menekan harga sewa lebih jauh dari yang direncanakan karena permintaan sewa dari ekspatriat masih lemah.

Ke depannya, tenaga kerja ekspat di masa depan diprediksi semakin berkurang. Hal ini disebabkan kontrol dari Kementerian Tenaga Kerja yang lebih ketat dalam mempekerjakan orang asing.

Pemerintah cenderung lebih mendorong perusahaan untuk mempekerjakan lebih banyak pekerja lokal lndonesia.

Pengawasan permohonan izin kerja untuk orang asing juga diproyeksikan akan lebih ketat dibandingkan sebelumnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X