Diminta Habiskan Anggaran Rp 20 Triliun, Ini Jawaban Basuki

Kompas.com - 28/12/2017, 23:14 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono diminta untuk menghabiskan sisa anggaran yang belum terserap, dari total anggaran yang dialokasikan pada Kementerian PUPR.

Tantangan tersebut diberikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat penandatanganan kerja sama kredit sindikasi proyel Tol Bakauheni-Terbanggi besar, antara PT Hutama Karya (Persero) dengan tujuh bank pemberi sindikasi, Rabu (27/12/2017).

Menanggapi tantangan tersebut, Basuki hanya menanggapi santai.

"Bukan itu saya kira. Kan kita masih ada penyerapan-penyerapan lagi selama tiga hari inni. Ini kan masih yang baru per hari ini, tentu masih ada tagihan-tagihan yang belum masuk," kata Basuki di Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Dari paparan Sri Mulyani, Kementerian PUPR baru membelanjakan Rp 81,4 triliun dari total alokasi Rp 102,7 triliun.

Artinya, masih ada sekitar Rp 20 triliun yang harus dihabiskan Kementerian PUPR hingga 30 Desember mendatang.

Basuki optimistis, anggaran yang akan diserap Kementerian PUPR dapat lebih tinggi dari laporan yang diterima Menteri Sri, kemarin.

"Perkiraan kita bisa sampai 93 persen atau 95 perse dari (total) belanja modal. Jadi saya kira ini sudah tinggi sekali," kata Basuki.

Sebelumnya, Sri Mulyani meminta, agar Kementerian PUPR dapat memaksimalkan penyerapan anggaran.

Untuk tahun ini, ia menyebut, penyerapan anggaran yang dilakukan Kementerian PUPR lebih tinggi dari pada tahun lalu untuk periode yang sama.

"Jadi masih punya uang Rp 20 triliun ya Pak, untuk belanja dalam tiga hari ini. Kalau bisa belanja saya kirimkan kue cokelat," kata Sri Mulyani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X