Kompas.com - 20/12/2017, 04:00 WIB
Gama Tower Gama LandGama Tower
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Kota yang kontras, dengan ketimpangan antara tradisional dan modern, kaya dan miskin, itulah Jakarta.

Semuanya, sebanyak 10 juta penduduk, tinggal saling bersisian di kota metropolis nan ramai ini.

Emporis menyebutkan, beberapa orang yang menyebut Jakarta sebagai rumah, telah menemukan perwakilan dari berbagai kelompok etnis dan budaya Indonesia.

Sebuah pengingat atas moto bangsa "Bhinneka Tunggal Ika".

Jakarta adalah rumah bagi perbedaan yang dinamis antara gedung pencakar langit bergaya Barat, gaya hidup urban modern dan budaya tradisional Indonesia.

Pertumbuhannya yang cepat menjadi kota metropolitan mencerminkan perkembangan ekonomi, politik, sosial dan industri bangsa.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta telah memperluas fasilitasnya bagi pengunjung dengan hotel dan restoran mewah, kehidupan malam serta pusat perbelanjaan modern.

Berdasarkan studi dari Emporis, dengan luas 661 kilometer, Jakarta kini memiliki 158 gedung pencakar langit yang telah berdiri.

Angka tersebut menempatkan Ibu Kota di urutan 19, mengalahkan Beijing di posisi 21.

Selain yang sudah berdiri, terdapat juga pencakar langit lain yang kini tengah dalam perencanaan. Jika ditotalkan, jumlahnya mencapai 206 gedung.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber emporis
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.