Penulis
JAKARTA, KompasProperti - Kendati belum mencapai tarhet, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan Program Nasional Sejuta Rumah pada 2018 mendatang.
Tahun depan anggaran yang diusulkan senilai Rp 10 triliun.
"Kemudian yang disetujui sesuai Alokasi PAGU TA 2018, Rp 9,633 triliun," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid di Kementerian PUPR, Selasa (5/12/2017).
Alokasi itu terdiri atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 9,38 triliun dan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) dari Bank Dunia 250 juta dollar AS.
Alokasi tersebut disalurkan ke Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan sebesar Rp 140 miliar, Direktorat Perencanaan Rp 147,12 miliar, dan Direktorat Rumah Swadaya Rp 3,25 triliun.
Selanjutnya, Direktorat Rumah Khusus Rp 750 miliar, Direktorat Rumah Susun Rp 5,119 triliun, dan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Rp 217,8 miliar.
Anggaran ini sudah termasuk PHLN yang disalurkan ke Direktorat Perencanaan sebesar 10 juta dollar dan Direktorat Rumah Swadaya 240 juta dollar.
Adapun untuk target fisik, Rumah Swadaya direncanakan pembangunan sebanyak 180.300 unit, Rumah Khusus 4.550 unit, Rumah Susun 13.405 unit, dan Rumah Umum dan Komersial 27.500 unit.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.