Kompas.com - 26/11/2017, 19:54 WIB
EditorLatief

Batam, KompasProperti - PT Ciputra Residence optimistis pasar properti di Batam, khususnya untuk produk apartemen, semakin meningkat dengan adanya pergeseran orientasi hunian dari landed house ke high-rise building. Tren tersebut sebagai dampak kedekatan jarak antara Batam dengan Singapura.

President Director PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengatakan optimisme itu didorong oleh indikator akan bergairahnya ekonomi seperti mulai tumbuhnya beberapa industri baru seperti digital dan Maintenance, Repairing and Overhaul Operation (MRO) pesawat terbang, serta sektor pariwisata yang trennya juga terus meningkat.

"Potensi apresiasi harganya yang masih sangat tinggi serta regulasi kepemilikan properti orang asing yang semakin terbuka. Batam juga mulai berubah yang semula bertumpu pada sektor industri sekarang mengarah bisnis digital," ujar Budiarsa, dalam keterangan pers peletakkan batu pertama CitraPlaza Nagoya di Nagoya City Walk, Batam, Sabtu (25/11/2017).

Budiarsa menambahkan, saat ini merupakan momentum terbaik memasuki pasar apartemen di Batam. Dia pun mengaku beruntung bahwa Ciputra Residence bisa mendapatkan lahan 6,3 hektar di lokasi paling strategis, yaitu kawasan Nagoya yang merupakan jantung perekonomian Batam.

"Semua sudah ada di situ dan sudah jadi perhatian publik mulai belanja, kuliner, hiburan, dan gaya hidup," kata Budiarsa.

Direktur PT Ciputra Residence Hendry Tamzel mengatakan superblok CitraPlaza Nagoya yang diperkirakan menelan kapitalisasi sekitar Rp 5 triliun itu diharapkan dapat menguatkan Nagoya sebagai magnet baru di Central Business District (CBD) sebagai pusat belanja sekaligus destinasi wisata utama di Batam.

Agussurja menambahkan saat ini proyek tersebut masih dalam tahap pre-sale dan pihaknya menawarkan unit apartemen eksklusif. Di atas  lahan seluas 6,3 hektar itu akan dibangun 9 tower apartemen, 1 tower hotel, dan mal.

"Semua dibangun secara bertahap, termasuk untuk redevelopment pusat perbelanjaan yang sudah ada," kata Hendry.

Untuk penawaran perdana akhir tahun ini, lanjut Hendry, sebanyak 650 unit apartemen di tower pertama yang terdiri dari 31 lantai. Tiga tipe bisa dipilih mulai studio sampai dua tempat tidur dengan harga mulai Rp409 juta hingga Rp1 miliar.

"Awal tahun depan mulai pemasaran perdana," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.