Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 23/11/2017, 19:06 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Jaringan hotel internasional AccorHotels menargetkan dapat mengelola 200 hotel di Indonesia.

Direktur Operasi Accor Hotel Fabrice Mini mengatakan, saat ini AccorHotels tengah mengelola 120 properti.

"Jadi masih butuh 80 hotel lagi. Kami masih ada 12-13 hotel yang akan buka tahun depan," ujar Fabrice saat Hotel Week Indonesia, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Ia menambahkan, pada 2019, Accor menargetkan mengelola 30 hotel baru. Sementara pada 2020, hotel baru yang akan dibuka sebanyak 30-40 properti.

Meski demikian, hal ini sangat bergantung kondisi pasar dan ekonomi pada 3 tahun mendatang. Pasalnya dalam 2 tahun belakangan saja, kondisi perekonomian masih sulit.

"Belum ada lagi (operator atau pengembang) yang kuat untuk membuka banyak hotel sekaligus. Di bidang konstruksi, hotel banyak tender tapi belum ada yang maju sekarang," kata Fabrice.

Selama ini, imbuh dia, kesulitan pelaku usaha di bidang perhotelan bukan hanya karena ekonomi yang stagnan, tetapi juga ada masalah di sektor konstruksi dan perizinan.

Meski demikian, melihat semangat pemerintah membangun infrastruktur, Fabrice yakin, perekonomian nasional akan berangsur membaik dan mendukung kegiatan berbisnis.

Perkembangan pariwisata

Geliat pengembangan destinasi wisata juga membuat bisnis perhotelan masih menarik. Dengan target wisatawan sebanyak 20 juta orang sampai 2019, Fabrice melihat adanya peluang untuk mengembangkan industri hospitality.

"Potensi untuk hotel di Indonesia sebenarnya masih sangat luas. Apalagi pemerintah mulai membangun destinasi-destinasi wisata," kata Fabrice.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga giat melakukan promosi wisata untuk menarik turis dari luar negeri dengan bisnis model yang profesional. Ditambah lagi, saat ini perkembangan teknologi semakin canggih, sehingga pemasaran bisa dilakukan secara daring.

"Saya yakin dalam 2-3 tahun ke depan kepercayaan akan maksimal lagi dengan kondisi di Indonesia yang prospeknya masih luar biasa," jelas Fabrice.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+