Ini Persoalan yang Dibahas dalam RUU Pertanahan

Kompas.com - 22/11/2017, 17:01 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

JAKARTA, KompasProperti - Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanahan telah memasuki tahap baru, setelah pemerintah menyerahkan daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR.

Setidaknya, ada 614 poin persoalan yang terdapat di dalam DIM yang nantinya akan dibahas bersama antara DPR, pemerintah dan pakar di bidangnya.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, selama ini persoalan pertanahan baru sebatas diatur di dalam UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

Sejak diundangkan, hingga kini UUPA belum pernah direvisi. Sementara, persoalan terkait pertanahan selalu berkembang dinamis setiap waktu.

"UU Pokok Agraria itu sudah berusia 57 tahun," kata Sofyan saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Rabu (22/11/2017).

Dalam DIM yang diserahkan, setidakya terdapat sebelas usulan baru, sembilan usulan pendalaman dan empat usulan perubahan.

Usulan baru yang diajukan seperti pengaturan hak di atas tanah dan di dalam tanah.

"Kita tahu sekarang ada program MRT dan mungkin akan lebih banyak program MRT di berbagai kota dan kelihatannya ke depan itu pengembagannya harus di bawah tanah," tutur Sofyan.

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan terkait pengaturan tinggi bangunan yang selama ini belum ada aturan yang secara tegas mengaturnya.

"Sekarang ini pemerintah daerah kadang mengambil inisiatif sendiri, dengan kreatifitas mereka tanpa dasar hukum yang jelas. Karena itu kita tambahkan substansi tentang masalah ruang atas dan bawah tanah," ungkap Sofyan.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X