Pembangunan TOD Terminal MRT Lebak Bulus Telan Rp 3 Triliun

Kompas.com - 22/11/2017, 13:50 WIB
Pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (14/112017). Pembangunan depo MRT Lebak Bulus saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2019. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAPembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (14/112017). Pembangunan depo MRT Lebak Bulus saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2019.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Totalindo Eka Persada Tbk menandatangani perjanjian kerja sama dengan PD Pembangunan Sarana Jaya untuk pengembangan kawasan terpadu yang terdiri atas apartemen, perkantoran dan area komersial.

Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektar di samping terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dengan konsep Transit Oriented Development ( TOD).

"Untuk mengatasi kemacetan sekarang trennya TOD, ada perkantoran, terminal, hunian di tempat yang sama. Sejak IPO, totalindo akan fokus kerjakan seperti ini," ujar Direktur Utama Totalindo, Donald Sihombing di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Dengan biaya investasi Rp 3 triliun, porsi Totalindo dalam kerja sama proyek tersebut adalah sebesar 49 persen dan PD Pembangunan Sarana Jaya sebesar 51 persen.

Proyek pembangunan kawasan ini merupakan awal kerja sama Totalindo dengan BUMD.

Untuk itu, Perseroan berharap proyek ini dapat menjadi sebuah awal yang baik dalam menjalin kerjasama yang berkelanjutan.

Donald menambahkan, pembangunan kawasan terpadu sangat diperlukan karena Jakarta sebagai kawasan megapolitan memerlukan solusi atas kondisi kemacetan.

"Kalau semua terkonsentrasi, seperti hunian, kantor dan kendaraan umum, kemacetan akan berkurang," jelas Donal.

Hingga saat ini, baik Totalindo maupun Pembangunan Sarana Jaya belum menyebutkan jumlah unit hunian yang akan dibangun.

Begitu pula hunian untul masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), belum ada hitungan pasti total unitnya. Meski demikian hunian yang dibangun dipastikan untuk masyarakat kelas atas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X