Meski Bisnis Lesu, Ciputra Berharap Penjualan Vila Rp 150 Miliar

Kompas.com - 21/11/2017, 16:10 WIB
Ilustrasi hotel DragonImagesIlustrasi hotel
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Direktur PT Ciputra Development Tbk Artadinata Djangkar mengharapkan bisnis properti akan pulih tahun depan, kendati ada hajatan politik besar yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak.

"Namun begitu, kami menduga bisnis properti tahun depan akan lebih baik ketimbang tahun ini," ujar Arta kepada KompasProperti, Senin (20/11/2017).

Untuk itu, dia tak terlalu ambisius menargetkan penjualan properti, khususnya proyek Nivata Villa di Bali.

Arta memperkirakan, penjualan proyek di Pulau Dewata hingga akhir tahun 2017 itu bisa sekitar Rp 150 miliar.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi ternyata masih menyisakan dampak signifikan terhadap kelangsungan penjualan dan pembangunan.

Dari total 90 unit dalam dua tahap pengembangan, Arta mengatakan masih menyisakan banyak unit yang belum terjual. Harga yang dipatok sekitar Rp 3 miliar hingga Rp 7 miliar per unit.

Adapun nilai gross development value (GDV) Nivata diestimasikan sebesar Rp 500 miliar.

Selain Nivata Villa, CTRA juga tengah mengembangkan Rosewood Hotel and Villas Tanah Lot. GDV proyek ini dipatok sekitar Rp 1,2 triliun.

Rosewood Hotel and Villas Tanah Lot Bali menempati area seluas 12 hektar dari total pengembangan kawasan terintegrasi Ciputra Beach Resort yang dikembangkan CTRP seluas 80 hektar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X