Kompas.com - 21/11/2017, 11:03 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Sepanjang pemerintah mampu menjaga ritme pertumbuhan ekonomi, pengembang tak perlu khawatir bisnis properti akan mengalami pelambatan tahun depan.

Sekalipun, pada tahun yang sama terjadi dua perhelatan politik besar yakni Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Presiden 2019.

Sejauh ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,01 persen, hanya terpaut tipis bila dibandingkan akumulasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu yakni 5,02 persen.

Angka ini pun masih lebih tinggi bila dibandingkan tahun 2015 yang terkoreksi hingga 4,88 persen.

Bahkan, Asian Development Bank (ADB) memprediksi ekonomi Indonesia masih akan tumbuh hingga 5,1 persen sampai akhir tahun 2017.

Ilustrasi rumahoatawa Ilustrasi rumah
Namun, prediksi ADB masih di bawah proyeksi pemerintah yang optimistis bisa mencapai 5,17 persen.

"Di Indonesia ini ada satu fenomena menarik. Kalau ekonomi trennya naik, politik itu sebenarnya tidak akan pernah mengganggu properti. Tapi sekarang, ekonomi dunia ini benar-benar lagi charming," kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanulangkit kepada KompasProperti, beberapa waktu lalu.

Anggapan bahwa bisnis properti bakal melambat juga terungkap dalam laporan Bank Indonesia mengenai Survei Harga Properti Residensial yang dirilis 13 November 2017.

Laporan BI menyebutkan, responden yang disurvei memperkirakan perlambatan bisnis properti bakal berlanjut sampai akhir tahun ini hingga awal tahun depan.

Ada beragam faktor penyebab terjadinya perlambatan, mulai dari pajak, lamanya perizinan, uang muka, kenaikan harga bahan bangunan, hingga Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.