Kompas.com - 18/11/2017, 19:00 WIB
Ciputra
Pendiri Ciputra Group KOMPAS/PRIYOMBODOCiputra Pendiri Ciputra Group
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

LEBAK, KompasProperti - Dalam menjalankan bisnisnya, tak sedikit pengusaha properti yang gemar menunda penyelesaian proyek yang tengah mereka garap.

Padahal, ketika kontrak jual beli properti ditandatangai, sudah ada klausul bahwa proyek tersebut akan selesai dalam jangka waktu tertentu.

Menurut pengusaha kawakan sekaligus pendiri Ciputra Group, Ciputra, janji yang diberikan pengusaha kepada pembeli adalah hutang yang harus ditepati.

"Janji adalah hutang. Saya juga ingin menyampaikan bahwa kita ingin membangun apa yang kami janjikan. Dan kami janjikan juga akan selesai dengan kontrak kami kepada anda semua," kata Ciputra saat peresmian Citra Maja Raya di Maja, Lebak, Banten, Sabtu (18/11/2017).

Dia menuturkan, ketika janji itu tak dapat dipenuhi, maka pengusaha-lah yang akan  semakin diuntungkan.

Semakin lama waktu penyelesaian proyek mundur, maka semakin besar keuntungan yang didapatkan para pengusaha. Kendati demikian, hal itu tidak dibenarkan.

"Karena kalau kami delay, kami akan untung dalam bunga. Sedangkan kami tidak ingin ambil untung dari bunga karena proyek yang sengaja kita lambatkan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam peresmian yang turut dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Soelaeman Soemawinata itu, Ciputra mengingatkan REI agar mengimbau anggotanya untuk menepati janji.

"Oleh karena ini Ketua REI hati-hati, jangan sampai ada developer yang janjikan ontime tapi terlambat sampai lima tahun. Kalau sampai terlambat lima tahun, dia terima bunga lima tahun. Jadi untungnya luar biasa," tuntas Ciputra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X