Kompas.com - 17/11/2017, 23:30 WIB
Bupati Kampar Provinsi Riau, Azis Zaenal bersama  Bupati Kendal, Mirna Anissa, saat mendapat penjelasan dari presiden Direktur KIK Stanley Ng, Jumat (17/11/2017). Kompas.com/Slamet PriyatinBupati Kampar Provinsi Riau, Azis Zaenal bersama Bupati Kendal, Mirna Anissa, saat mendapat penjelasan dari presiden Direktur KIK Stanley Ng, Jumat (17/11/2017).
|
EditorHilda B Alexander

KENDAL, KompasProperti - PT Kawasan Industri Kendal akan memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga gas pada 2019 mendatang.

Listrik tenaga gas itu akan dibangun di dua lokasi dalam Kawasan Industri Kendal (KIK). Lokasi pertama seluas 1 hektar, dan lokasi kedua seluas 1,5 hektar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur PT Kawasan Industri Kendal Stanley Ang menuturkan, pembangkit listrik tersebut akan digunakan untuk memasok listrik semua perusahaan yang ada di KIK. Saat ini, kebutuhan listrik KIK, masih dari PLN.

“Tahun ini, perusahaan yang sudah beroperasi di KIK baru ada 4. Di antaranya perusahaan furnitur, makanan dan sepeda," kata Stanley Ang kepada KompasProperti, Jumat (17/11/2017).

Menurut Stanley, sudah ada 36 investor yang akan mendirikan pabrik di KIK. Tahun ini, yang sedang membangun pabrik ada 2 perusahaan.

“Tahun depan, ada 8 investor, yang akan membangun pabrik di sini," sebut Stanley.

Terkait dengan hal itu, Bupati Kendal Mirna Anissa, siap membantu KIK dalam hal menarik investor. Termasuk saat akan membangun pembangkit listrik.

“Kalau semua cepat selesai, perusahaaan yang berdiri di KIK bisa cepat beroperasi. Otomatis, membutuhkan tenaga kerja. Sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di Kendal,” kata Mirna.

KIK merupakan kolaborasi strategis antara PT Jababeka Tbk, dengan raksasa investasi Singapura, Temasek Holdings.

Temasek masuk melalui Sembawang Corporation, sementara Jababeka melalui PT Graha Buana Cikarang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.