Sisa 1,5 Bulan, Sertifikasi Tanah Masih Jauh dari Target

Kompas.com - 14/11/2017, 17:30 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN RI Sofyan Djalil. KOMPAS.com/DHANANG DAVIDMenteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN RI Sofyan Djalil.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) diberikan target untuk dapat memberikan 5 juta sertifikat tanah kepada masyarakat sampai akhir tahun ini.

Lantas, bagaimana kabar capaian salah satu program andalan Presiden Joko Widodo tersebut?

"Sampai hari ini sudah di atas dua juta," kata Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Bila dilihat dari sisi waktu, maka Kementerian ATR/BPN hanya memiliki sisa 1,5 bulan untuk menyelesaikan tiga juta sertifikat lain yang harus diserahkan.

Sofyan menyatakan, kementeriannya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target yang diberikan Jokowi.

"Teman-teman tetap yakin. Kalau misalnya tidak bisa 100 persen, mungkin 90-95 persen bisa tercapai," ujarnya.

Untuk diketahui, target program sertifikasi tanah yang hendak diserahkan pemerintah naik setiap tahun. Tahun depan, Presiden Jokowi menargetkan dapat memberikan tujuh juta sertifikat tanah kepada masyarakat.

Sementara, pada tahun 2019 mendatang, ada sembilan juta sertifikat tanah yang hendak diberikan.

Pemberian sertifikat merupakan upaya pemerintah membantu masyarakat mengembangkan kegiatan perekonomian mereka. Di samping juga untuk menghindari terjadinya konflik lahan yang mungkin terjadi.

"Masyarakat bisa memiliki akses langsung ke perbankan. Selama ini orang kecil itu punya tanah 50 meter, 100 meter, tapi tidak bisa digunakan karena tidak punya sertifikat. Terpaksa mereka pergi ke rentenir dengan bunga yang tinggi sekali, padahal ada KUR dengan bunga ringan," jelas Sofyan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X