Lewat Tulisan, Jokowi Ungkap Alasan Blusukan ke Seluruh Pelosok Negeri

Kompas.com - 20/10/2017, 13:00 WIB
Presiden Joko Widodo menyapa warga saat tiba di kawasan perumahan relokasi pengungsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10). Perumahan untuk relokasi pengungsi Sinabung yang dipersiapkan sebanyak 370 rumah baru itu akhirnya selesai dan telah dihuni oleh para pengungsi. ANTARA FOTO/Septianda PerdanaPresiden Joko Widodo menyapa warga saat tiba di kawasan perumahan relokasi pengungsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10). Perumahan untuk relokasi pengungsi Sinabung yang dipersiapkan sebanyak 370 rumah baru itu akhirnya selesai dan telah dihuni oleh para pengungsi.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Tepat pada hari ini, Jumat (20/10/2017), Presiden Joko Widodo (secara resmi telah memimpin Indonesia selama tiga tahun.

Selama itu pula, pria yang akrab disapa Jokowi itu blusukan untuk melihat secara langsung kondisi di daerah, mulai dari Aceh hingga Papua serta dari Nusa Tenggara Timur sampai Pulau Miangas.

Lewat tulisan resmi di akun Facebooknya, Jokowi mengungkapkan alasannya blusukan ke seluruh wilayah Tanah Air.

Sembilan hari setelah dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2014, Jokowi menyambangi Kabupaten Karo di Sumatera Selatan. Sampai saat ini sudah 520 acara yang disambanginya selama 1.095 hari menjadi Presiden.

"Apa yang saya inginkan dari blusukan ke seluruh pelosok negeri?," tulis Presiden dalam akun Facebooknya.

Jokowi mengungkapkan, alasannya rajin blusukan yaitu ingin memastikan sekaligus mengontrol jalannya proyek-proyek strategis nasional yang dijalankan di daerah, sekaligus mencari solusi bila terjadi hambatan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan, pemerintah gencar membangun infrastruktur guna mengejar ketertinggalan pembangunan dan meningkatkan daya saing dari negara lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anggaran untuk infrastruktur ini telah ditingkatkan pemerintah dari Rp 177 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp 401 triliun pada tahun 2017," tulis Jokowi.

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) BADAU di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang akan menjadi titik awal peserta gowes Bersepeda di Jantung Borneo pada 28 Oktober 2017.Arsip West Borneo Tourism Association Pos Lintas Batas Negara (PLBN) BADAU di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang akan menjadi titik awal peserta gowes Bersepeda di Jantung Borneo pada 28 Oktober 2017.

Setidaknya, tujuh pos lintas batas negara (PLBN) yang layak telah dirampungkan pembangunannya. Ketujuh PLBN itu berada di sepanjang perbatasan negara tetangga, seperti Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste.

Selain itu, dalam tiga tahun terakhir, pemerintah juga terus menggenjot pekerjaan jalan tol. Kini, jalan tol Indonesia telah bertambah panjangya yaitu 300 kilometer dari semulai 780 kilometer menjadi 1.080 kilometer.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X