Pemerintah Dikejar Target Selesaikan Proyek Infrastruktur

Kompas.com - 17/10/2017, 23:30 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Laily Rachev/Biro Pers SetpresPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Waktu yang dimiliki pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), tak lagi banyak tersisa. Sejumlah proyek infrastruktur yang dijanjikan pada masa-masa kampanye pun menanti untuk diselesaikan.

Dari sekian banyak proyek infrastruktur, konektivitas antar wilayah melalui pembangunan jalan dan jembatan merupakan prioritas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kurun waktu 2015-2017, tak kurang dari 2.623 kilometer jalan yang telah dibangun. Capaian ini cukup baik, mengingat pemerintah menargetkan pembangunan jalan dalam rentang 2015-2019 mencapai 2.650 kilometer.

"Ini kebanyakan jalan perbatasan di Kalimantan, di Papua. Perbatasan sekitar 2.000 kilometer. Juga di perbatasan NTT di Pulau Timor," kata Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Capaian serupa juga ditunjukkan pada pembangunan jembatan, yang dalam kurun waktu 2015-2017 sudah mencapai 25.149 meter. Padahal, target yang hendak dicapai hingga 2019 mendatang yaitu 29.859 meter.

Sementara itu, untuk pembangunan jalan tol, Jokowi menargetkan pembangunan mencapai 1.000 kilometer dalam kurun waktu lima tahun. Namun, pemerintah optimistis realisasi pembangunan jalan tol akan melebihi ekspektasi.

Sampai akhir tahun 2017 saja, ditargetkan pembangunan mencapai 568 kilometer. Sementara, hingga akhir 2019 mendatang diperkirakan pembangunan jalan tol bisa sepanjang 1.852 kilometer.

Meski banyak capaian yang telah diraih pemerintah, namun ada sejumlah pekerjaan rumah yang menanti untuk diselesaikan. Misalnya, realisasi program sejuta rumah per tahun, baik dalam hal pembiayaan maupun penyediaan perumahan.

Hingga akhir tahun 2017, diperkirakan realisasi program itu masih akan melenceng dari target. Dalam kurun waktu tiga tahun, bila mengacu pada program, semestinya pemerintah telah menyelesaikan pembangunan tiga juta unit rumah.

Nyatanya, Danis memperkirakan, hingga akhir tahun 2017 diperkirakan baru 2,2 juta unit rumah yang akan terbangun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Apartemen
Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Berita
Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Konstruksi
Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Berita
Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Berita
Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Arsitektur
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Berita
Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Griya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.