Lima Pilihan Apartemen Murah Dekat Tempat Kerja

Kompas.com - 16/10/2017, 11:00 WIB
Maket hunian berbasis transit oriented development (TOD) di Stasiun Pasar Senen. Arimbi RamadhianiMaket hunian berbasis transit oriented development (TOD) di Stasiun Pasar Senen.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pemerintah terus menggenjot pembangunan apartemen atau rumah susun terintegrasi jaringan transportasi publik atau transit oriented development ( TOD).

Selain untuk menyiasati persoalan kemacetan, lokasi hunian yang strategis juga menjadi jawaban bagi masyarakat urban yang ingin tinggal di tengah kota namun dengan kondisi keuangan pas-pasan.

Sejauh ini, ada lima proyek hunian berbasis TOD yang tengah dibangun pemerintah. Tiga di antaranya diresmikan awal pekan lalu yaitu TOD Stasiun Senen, TOD Stasiun Juanda dan TOD Pasar Tanah Abang.

Sedangkan dua sebelumnya, telah dimulai proses ground breaking-nya, yaitu TOD Stasiun Tanjung Barat dan TOD Stasiun Pondok Cina.

Kelima TOD menawarkan dua tipe hunian yaitu apartemen sederhana milik (anami) untuk jenis hunian non subsidi dan rumah susun sederhana milik (rusunami) untuk yang subsidi.

Berikut kelima proyek TOD hasil rangkuman Kompas Properti yang bisa Anda pilih:

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/10/2017). Arimbi Ramadhiani PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/10/2017).

1. TOD Stasiun Senen

Proyek ini digarap bersama antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Secara total, jumlah apartemen yang dibangun yaitu 1.362 unit, terdiri atas 480 unit rusunami dan 882 unit anami.

Rusunami ini akan dilengkapi dengan kawasa komersial berupa pertokoan yang terletak di lantai 1 dan dua. Selain itu, juga akan dilengkapi dengan lahan parkir yang terdiri atas tiga lantai di atas kawasan komersial.

Adapun untuk harga yang ditawarkan yaitu Rp 7 juta per meter persegi. Dengan luas tipe 32 meter persegi, diperkirakan harganya Rp 224 juta per unitnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X