BRI: Pasar Properti Mulai Membaik

Kompas.com - 04/10/2017, 21:49 WIB
Ilustrasi properti www.shutterstock.comIlustrasi properti
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono beberapa waktu lalu, memprediksi bila bisnis properti Indonesia akan bangkit kembali pada tiga tahun mendatang atau tahun 2020.

Namun, ancang-ancang membaiknya kondisi properti Indonesia diperkirakan sudah mulai terjadi.

Hal tersebut, setidaknya diketahui dari meningkatnya permintaan kredit pemilikan rumah atau KPR kepada perbankan.

Direktur Konsumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Randi Anto menyebut, total KPR yang telah disalurkan bank pelat merah itu per Agustus 2017, telah mencapai Rp 21 triliun dengan non performing loan atau NPL terjaga di kisaran 2,6 persen.

"Total KPR year to year tumbuh 26 persen," kata Randi kepada KompasProperti, Senin (3/10/2017).

BRI, kata dia, memprediksi sektor properti akan terus tumbuh, seiring dengan kenaikan permintaan KPR.

"Sampai dengan akhir tahun, diproyeksikan KPR bisa tumbuh di sekitar 20 persen. Dan kami yakin, bahwa posisi properti sudah mulai recovery bertahap," kata dia.

Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, Randi mengatakan, BRI bakal menerapkan berbagai strategi, mulai dari promo bunga fixed dua dan tiga tahun, hingga kerja sama dengan blue chip companies dalam program pemilikan rumah.

"Serta penetrasi lebih dalam di second and third cities, dengan memanfaatkan jaringan BRI," ujarnya.

Sementara itu, untuk mencegah membengkaknya kredit bermasalah atau NPL, langkah antisipasi akan lebih dikedepankan.

Misalnya, lebih selektif dan melakukan monitoring lebih intensif kepada masyarakat yang hendak mengajukan KPR.

"Kita juga melakukan restrukturisasi/penjadwalan simple untuk memberikan kesempatan (untuk membayar tagihan)," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X