Kompas.com - 01/10/2017, 19:23 WIB
Ilustrasi generasi milenial memilih tinggal di apartemen. ThinkstockIlustrasi generasi milenial memilih tinggal di apartemen.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pembangunan infrastruktur yang digenjot di beberapa negara bukan tanpa tantangan.

Bahkan di negara maju pun, pembangunan infrastruktur mengalami kendala antara lain dari segi pembiayaan dan sumber daya manusia (SDM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Generasi muda sekarang kurang tertarik untuk menjadi insinyur. Padahal kita butuh banyak sekali orang-orang yang kompeten membangun infrastruktur," ujar President of International Federation of Consulting Engineers FIDIC, Jae-Wan Lee di Jakarta Cenvention Center, Minggu (1/10/2017).

Lee menuturkan, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hingga saat ini, masih banyak penduduk di sejumlah kawasan di dunia yang tidak bisa mengakses air minum dan sanitasi yang baik.

Untuk memperbanyak tenaga profesional, FIDIC menggelar pelatihan-pelatihan di sejumlah negara.

"Kami sangat mendorong para generasi muda untuk mau mempelajari dan menyukai menjadi insinyur," sebut Lee.

Keberadaan tenaga profesional ini, imbuh dia, berdampak pada kualitas infrastruktur yang dibangun.

Dengan teknologi mutakhir yang dikembangkan para profesional, infrastruktur diharapkan bisa tahan terhadap bencana seperti yang saat ini menjadi isu utama di seluruh dunia.

"Banyak kesempatan yang bisa insinyur manfaatkan untuk membantu pemerintah dalam memastikan pembangunan kota berjalan secara efektif, terutama dalam menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan," jelas Lee.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.