Depo Bangunan Berencana Kembangkan Apartemen 35 Lantai

Kompas.com - 29/09/2017, 20:00 WIB
Seminar saat pameran Homedec di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang, Juat (29/9/2017). Bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Presiden Direktur PT Caturkarda Depo Bangunan Kam Kettin dan Kepala Divisi Perencanaan Hadiprana, Hayu Widiasih. Arimbi RamadhianiSeminar saat pameran Homedec di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang, Juat (29/9/2017). Bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Presiden Direktur PT Caturkarda Depo Bangunan Kam Kettin dan Kepala Divisi Perencanaan Hadiprana, Hayu Widiasih.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Caturkada Depo Bangunan merencanakan pembangunan apartemen pertamanya yang berlokasi di Rungkut, Surabaya, di atas lahan seluas 7.000 meter persegi.

Presiden Direktur PT Caturkarda Depo Bangunan Kam Kettin mengungkapkan, awalnya ia hanya ingin membangun gerai Depo Bangunan di lahan tersebut.

"Melihat kondisi di sebelah sudah ada hotel, mal, dan perkantoran, jadi sekalian saja kami bangun apartemen," ujar Kam kepada KompasProperti saat pameran Homedec di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang, Juat (29/9/2017).

Kam menuturkan, apartemen ini akan dibangun 2 menara masing-masing setinggi 35 lantai. Lima lantai pertama dimanfaatkan sebagai gerai Depo Bangunan. Sementara 30 lantai berikutnya merupakan apartemen dengan total 640 unit.

Adapun perizinan proyek multifungsi ini masih dalam proses. Namun, menurut Kam, prosesnya sudah hampir rampung dengan posisi terakhir menunggu kajian dari Tim Ahli Bangunan dan Gedung Tinggi (TABG).

Karena proses perizinan masih berjalan, Kam belum bisa menyebutkan kapan apartemen ini mulai dipasarkan atau diperkenalkan kepada publik.

"Kayaknya tahun depan izinnya selesai. Banyak pengembang yang jualan sebelum izin, tapi saya tidak mau," kata Kam.

Sebagai proyek apartemen perdana, Kam mengaku akan condong meraih pasar yang lebih besar, yakni kelompok menengah.

Meski belum menentukan besaran harga per unit, dia mengaku ingin apartemen tersebut lebih terjangkau.

"Kami belum tentukan sikap akan harganya, karena kami belum bisa menentukan akan menjual apartemen di pasar yang mana," jelas Kam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X