Kompas.com - 10/09/2017, 17:03 WIB
Ribuan jamaah melaksanakan ibadah solat dzuhur di Masjid Istiqlal, Minggu (10/9/2017). KOMPAS.com / DANI PRABOWORibuan jamaah melaksanakan ibadah solat dzuhur di Masjid Istiqlal, Minggu (10/9/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Sebagai sebuah simbol, Masjid Istiqlal tak hanya menjadi kredo persatuan dan kesatuan nasional. Masjid yang dirancang Frederich Silaban, seorang non muslim itu, juga kental nilai-nilai keislaman.

"Saya membayangkan arsitek Silaban ini, pasti membayangkan what is Islam. Bukan sekadar simbol, tetapi juga kajian teologis," kata Wakil Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat, saat seminar bertajuk "Menjelang 50 Tahun Masjid Isqtiqlal" di Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada sejumlah keunikan yang dimiliki Istiqlal. Sebagai masjid terbesar di Indonesia, Bahrul mengungkapkan, arsitektur Istiqlal terbilang simple dan cukup modern saat dibangun pada eranya ketika itu.

Bila pada umumnya sebuah masjid memiliki desain yang menakjubkan pada ruang imam, hal itu justru tidak terlihat pada Istiqlal.

"Yang mengagumkan justru tidak menghadap pada sisi depan, tetapi dilihat pada kubah. Kubah yang terbuat dari stainles steel ini sangat detail," kata dia.

Masjid Istiqlal juga dilengkapi dengan plaza terbuka. Hal ini tidak lumrah ditemukan pada rancang bangun masjid di Indonesia. Desain plaza terbuka lebih sering terlihat pada masjid-masjid di Timur Tengah.

Masjid IstiqlalKOMPAS.com / DANI PRABOWO Masjid Istiqlal

Keberadaan plaza terbuka itu cukup menolong pengurus masjid, terutama pada saat penyelenggaraan ibadah Sholat Iedul Fitri maupun Iedul Adha.

Pasalnya, jamaah tidak perlu melaksanakan sholat hingga ke parkiran kendaraan, melainkan cukup dengan menempati plaza yang ada bila tidak kebagian di sisi dalam.

"Berikutnya saya melihat, arsitek ini menangkap the one of god pada desain minaret," kata dia.

Minaret merupakan sebuah menara tempat seorang muadzin biasa mengumandangkan adzan. Keunikan pada minaret ini terletak pada tingginya yaitu 6.666 sentimeter. Angka tersebut sama seperti jumlah ayat yang terdapat pada Al-Qur'an.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.